SURYA.CO.ID - Setelah merayakan kemenangan di hari Idulfitri, umat Muslim disunnahkan untuk melanjutkan ibadah dengan Puasa Syawal.
Ibadah ini memiliki kedudukan istimewa karena pahalanya yang setara dengan berpuasa setahun penuh.
Berikut adalah panduan lengkap mengenai niat, tata cara, dan ketentuan puasa Syawal yang perlu diketahui.
Sebagai informasi, Rabu 25 Maret 2026 bertepatan dengan tanggal 5 Syawal 1447 Hijriyah.
Kapan batas akhir puasa Syawal? Batas akhirnya adalah hari terakhir di bulan Syawal.
Jika bulan Syawal berakhir, maka kesempatan puasa ini juga berakhir.
Baca juga: Rahasia Puasa Syawal 6 Hari yang Pahalanya Setara Setahun Penuh
Berbeda dengan puasa wajib Ramadhan yang niatnya harus dilakukan di malam hari (sebelum Subuh), niat puasa sunnah seperti Syawal boleh dilakukan pada siang hari, asalkan belum makan atau minum apa pun sejak terbit fajar.
1. Niat di Malam Hari
Jika Anda sudah berencana sejak malam hari, berikut bacaannya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatas Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT."
2. Niat di Siang Hari
Jika Anda baru teringat ingin berpuasa di pagi hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatas Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah SWT."
Pelaksanaan puasa Syawal secara umum sama dengan puasa pada umumnya, namun ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
Jumlah Hari: Dilakukan sebanyak 6 hari.
Waktu Pelaksanaan: Dimulai dari tanggal 2 Syawal (haram berpuasa di tanggal 1 Syawal atau hari Idulfitri).
Urutan: Lebih utama dilakukan secara berturut-turut (2–7 Syawal), namun diperbolehkan melakukannya secara terpisah selama masih di bulan Syawal.
Ketentuan: Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Mengapa puasa ini sangat dianjurkan? Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis:
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh." (HR. Muslim)
Tabel Perbandingan Pahala
Bolehkah menggabung puasa Syawal dengan puasa Qadha (Hutang) Ramadhan?
Para ulama memiliki perbedaan pendapat.
Namun, mayoritas menyarankan untuk menunaikan puasa Qadha terlebih dahulu agar kewajiban gugur, baru kemudian melaksanakan puasa sunnah Syawal untuk menyempurnakan pahala.