Celengan Masjid Agung Bulukumba Selama Ramadan Capai Rp 207 Juta, Islamic Center Rp16 Juta
Muh Hasim Arfah March 25, 2026 08:22 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA- Masjid Agung Bulukumba, Sulawesi Selatan menghimpun sebesar Rp207 Juta dari celengan Ramadan 2026.

Masjid yang berlokasi di Jalan Nenas No. 15 ini merupakan salah satu masjid berstatus Masjid Negara dengan fasilitas lengkap dan peran strategis dalam kegiatan keagamaan serta sosial kemasyarakatan.

Masjid ini berdiri di atas lahan seluas 18.000 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 3.500 meter persegi.

Status tanahnya merupakan wakaf, yang menegaskan fungsi masjid sebagai aset umat yang dikelola untuk kepentingan ibadah dan sosial. Masjid ini telah berdiri sejak tahun 1981 dan terus berkembang hingga saat ini.

Dari sisi fasilitas, masjid ini tergolong sangat lengkap. Tersedia area parkir yang luas, taman, gudang, serta tempat penitipan sepatu dan sandal.

Selain itu, masjid juga dilengkapi ruang belajar untuk TPA dan madrasah, toko, aula serbaguna, serta perlengkapan pengurusan jenazah.

Untuk mendukung aktivitas jamaah, tersedia pula perpustakaan, kantor sekretariat, pendingin ruangan (AC), sound system dan multimedia, genset, kamar mandi/WC, tempat wudhu, serta sarana ibadah yang memadai.

Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid ini juga aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.

Di antaranya adalah pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf, serta penyelenggaraan pendidikan seperti TPA, madrasah, dan pusat belajar masyarakat.

Masjid ini juga rutin menggelar pengajian, dakwah Islam, tabligh akbar, serta peringatan hari besar Islam.

Selain itu, kegiatan ibadah seperti salat fardhu berjamaah dan salat Jumat juga dilaksanakan secara rutin.

Dengan berbagai fasilitas dan aktivitas tersebut, masjid ini tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga berperan sebagai pusat pemberdayaan umat dan pengembangan sosial ekonomi masyarakat.

Ketua Umum Masjid Agung Bulukumba, Andi Ningrat Mahawardhana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jamaah dan simpatisan yang telah berpartisipasi aktif.

"Atas capaian ini, kami sangat berterima kasih kepada seluruh jemaah. Dana ini akan dipergunakan sesuai kebutuhan jemaah," katanya, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, keterlibatan umat menjadi kekuatan utama dalam menghidupkan fungsi masjid.

Jumlah celengan selama Ramadan sebesar Rp207.121.750.

Laporan tersebut disampaikan secara resmi siang tadi.

Baca juga: Munafri Boyong Kadisnya Safari Ramadan ke Pulau Barrang Lompo

Sekretaris Masjid Agung, Abd Halim Amsur menambahkan, sebesar 31 persen atau Rp64.096.750 dari total dana itu kegiatan untuk kegiatan sosial keagamaan.

Selain itu digunakan untuk mendukung kegiatan ibadah, dakwah, serta pemeliharaan dan pengadaan sarana dan prasarana masjid.

“Masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan juga ruang sosial, ruang yang nyaman untuk umat,” kata Halim.

Mewakili jamaah masjid Agung, Keluarga Besar Komunitas Cahaya Islami, Nuraeni Masali mengapresiasi laporan yang disampaikan pengurus masjid. 

Laporan ini menjadi wujud transparansi pengelolaan dana umat sekaligus bentuk pertanggungjawaban pengurus masjid kepada jamaah.

Ramadan Tahun 2025 lalu pendapatan celengan Masjid Agung sebesar Rp42 juta.

Salah satu penyebab ramainya jamaah dan bertambahnya pendapatan celengan Masjid Agung yakni adanya perbaikan fasilitas.

Seperti diadakannya pendingin AC yang mampu menyejukkan ruangan dan nyaman buat jamaah.

Sebelumnya menggunakan kipas angin kini dilengkapi AC.

Masjid ini juga dilengkapi dengan ruang parkir dan lokasi strategis dalam kota Bulukumba.

Faktor pendukung lain yakni memiliki tiga imam yang berkualitas.

Namun berbeda dengan Masjid Islamic Center Dato Tiro yang jumlah pendapatan celengannya yang terus turun yang hanya lebih dari Rp16 juta. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.