TRIBUNTRENDS.COM - Kepergian Vidi Aldiano masih meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Tak hanya bagi sang istri, Sheila Dara Aisha, kehilangan ini juga menjadi pukulan berat bagi kedua orang tuanya.
Sang ayah, Harry Kiss, menunjukkan bentuk cinta yang begitu dalam dengan rutin berziarah ke makam putranya setiap hari. Bahkan, ia berkomitmen melakukan hal tersebut selama 40 hari berturut-turut sejak kepergian Vidi.
Menurut Harry, kebiasaan ini tak lepas dari kepercayaan yang berkembang di masyarakat tentang keberadaan energi orang yang telah meninggal.
"Katanya arwahnya itu kalau 40 hari kata orang Jawa ya. Ternyata bukan orang Jawa aja loh," ujarnya.
"Saya kemarin baca ulasan dari media internasional itu energinya masih ada selama 40 hari."
"Tapi setelah 40 hari katanya energi itu mengecil tapi tetap ada," lanjutnya.
Keyakinan tersebut membuat Harry dan sang istri, Besbarini, merasa perlu terus hadir di pusara Vidi, mendoakan sekaligus menjaga ikatan batin yang belum sepenuhnya terputus.
"Nah, makanya kita selama 40 hari ini kita akan terus ke makam ya kita doa," tambah Harry.
Baca juga: Misteri Bunga Hilang di Makam Vidi Aldiano Terungkap, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget!
Di tengah kesedihan yang belum mereda, sebuah kisah menyentuh datang dari ibunda Vidi, Besbarini. Setelah sekian lama menanti, ia akhirnya “bertemu” dengan sang anak lewat mimpi.
Pengalaman ini menjadi momen emosional yang begitu berarti bagi keluarga.
"Istri saya tuh baru kemarin dimimpiin," ungkap Harry.
Sebelumnya, Besbarini sempat merasa sedih karena belum pernah memimpikan Vidi, sementara banyak teman dan kerabat justru mengaku mengalami hal tersebut.
"Dia kan udah doa sejak dua minggu yang lalu tuh dimimpiin Vidi," kata Harry.
"Teman-temannya, sahabat-sahabatnya udah pada dimimpiin Vidi, istri saya nggak pernah dimimpiin," lanjutnya.
Hingga akhirnya, doa itu terjawab dengan cara yang sederhana namun penuh makna.
"Baru kemarin dimimpiin Vidi. Dia bilang 'Pah, aku tadi dimimpiin Vidi'. Mimpi apa lu? 'Iya, Vidi lagi nyanyi terus aku duduk di backstage'," bebernya.
Mimpi tersebut seolah menjadi pengobat rindu, sekaligus menghadirkan kembali sosok Vidi dalam bentuk kenangan yang hangat.
Baca juga: Pantas Sampai Dijuluki Duta Persahabatan, Bocor Rahasia Vidi Aldiano Demi Bahagiakan Orang Lain
Tak hanya kisah haru, ada pula cerita misterius yang menyelimuti makam Vidi. Keluarga sempat dibuat heran dengan kemunculan bunga anggrek putih di atas pusara tanpa identitas pengirim.
"Itu tiba-tiba kita nemu anggrek putih di makam," kata Harry.
"Saya enggak tahu siapa yang ngirim, karena yang ngirim anggrek putih itu enggak dikasih nama," lanjutnya.
Keberadaan bunga tersebut semakin menarik perhatian karena memiliki makna khusus bagi keluarga. Sang ibunda diketahui sangat menyukai dan bahkan sering menanam anggrek putih di rumah.
Namun, Harry memastikan bahwa bunga di makam itu bukan berasal dari mereka.
Baca juga: Ayah Vidi Aldiano Unggah Video Lawas, Harry Kiss Ingin Suara Sang Anak Abadi
"Istri saya selalu menanam anggrek putih di rumah. Tahu nggak dari mana? Dari orang ngirim anggrek putih, habis itu dia tanam lagi," jelasnya.
"Jadi anggrek putih di rumah banyak banget."
"Nah kok tiba-tiba ada di sini? Orang nyangka itu pasti bawaan dari rumah, enggak," paparnya.
Meski tak diketahui siapa pengirimnya, Harry tetap menyampaikan pesan sederhana.
"Lain kali kalau ngirim kasih nama ya. Jadi kita biar tahu," ucapnya.
Baca juga: Area Makam Vidi Aldiano Mulai Ditanami Pohon, Harry Kiss Ingin Peziarah Nyaman: Lebih Manusiawi
Lebih dari dua minggu sejak kepergiannya, makam Vidi Aldiano masih dipenuhi peziarah. Bunga-bunga warna-warni terus menghiasi pusaranya sebagai bentuk cinta dari keluarga, sahabat, dan penggemar.
Kepergian Vidi di usia 35 tahun akibat kanker ginjal setelah perjuangan panjang selama tujuh tahun meninggalkan luka yang belum sembuh.
Namun di balik duka, ada cinta yang terus hidup—dalam doa, kenangan, dan setiap langkah keluarga yang setia datang ke makamnya.
Bagi Harry dan Besbarini, ziarah bukan sekadar tradisi, tetapi bentuk kasih sayang yang tak pernah putus, bahkan setelah perpisahan.
Banjarmasin Post | TribunTrends.com | Achmad Satrio