Hadir di Ratusan Titik Mudik dan Wisata, Bejo Jahe Merah Berkomitmen Bikin Mudik Lebaran Nyaman
Siti Fatimah March 25, 2026 10:42 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tingginya mobilitas masyarakat selalu menjadi ciri khas musim mudik Lebaran di Indonesia. Pada periode ini, jalur-jalur perjalanan antarkota dipenuhi kendaraan, sementara bandara, pelabuhan, stasiun, terminal, hingga rest area menjadi titik singgah yang ramai oleh para pemudik.

Tidak hanya itu, berbagai destinasi wisata di banyak daerah juga turut dipadati masyarakat yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berlibur bersama keluarga.

Melihat tingginya aktivitas masyarakat di berbagai titik tersebut, Bejo Jahe Merah kembali menghadirkan Booth Bejo Anti Angin di sejumlah lokasi strategis selama periode mudik hingga arus balik Lebaran 2026 yang berlangsung pada pertengahan hingga awal April 2026.

Kehadiran booth ini diharapkan dapat membantu para pemudik menjaga kondisi tubuh agar hangat dan nyaman selama perjalanan yang panjang dan melelahkan. 

Head of OTC, Women Health and Natural Wellness Category PT Bintang Toedjoe, Andry Mahyudi mengatakan bahwa perjalanan mudik sering kali membuat tubuh lebih rentan mengalami kelelahan hingga masuk angin, terutama ketika pemudik harus menempuh perjalanan jauh dengan waktu tempuh yang tidak menentu.

“Setiap musim mudik kita melihat bagaimana rest area, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga terminal bis menjadi titik penting bagi pemudik untuk berhenti sejenak dan memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan.

Karena itu kami menghadirkan Booth Bejo Anti Angin di berbagai titik tersebut agar pemudik bisa mendapatkan dukungan untuk menjaga kondisi tubuh selama perjalanan,” ujarnya. 

Sebagai gambaran, pada periode mudik Lebaran 2025, total pergerakan masyarakat tercatat mencapai sekitar 146,48 juta orang.

Angka ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh populasi Indonesia melakukan perjalanan pada periode tersebut.

Lonjakan aktivitas perjalanan ini tentu berdampak pada meningkatnya kepadatan di berbagai titik transit, terutama rest area di jalur tol yang menjadi tempat persinggahan utama para pemudik. 

Salah satu contohnya terjadi di Rest Area KM 207 Tol Palikanci yang mencatat lonjakan pengunjung hingga 210 persen selama periode mudik tahun lalu.

Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah rest area lain di jalur utama. Fakta ini menunjukkan bahwa titik-titik transit seperti rest area, terminal, dan pelabuhan penyeberangan memiliki peran penting sebagai tempat bagi pemudik untuk beristirahat sejenak sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman. 

Selain perjalanan mudik, momen libur Lebaran juga sering dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata atau sekadar berkeliling kota bersama keluarga.

Aktivitas ini turut meningkatkan jumlah pengunjung di berbagai lokasi wisata maupun pusat keramaian. 

Pada tahun ini, Booth Bejo Anti Angin kembali hadir di ratusan titik strategis yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Titik-titik tersebut mencakup rest area di jalur tol utama, pelabuhan penyeberangan, terminal bus, booth di tengah kota, hingga beberapa destinasi wisata populer yang ramai dikunjungi masyarakat selama periode libur Lebaran. 

Secara keseluruhan, terdapat 147 titik booth yang beroperasi sejak awal musim mudik hingga berakhirnya arus balik.

Lokasi-lokasi ini tersebar mulai dari pulau Jawa, Sumatra, Bali, hingga Sulawesi. Jadi, jika Anda sedang melakukan perjalanan mudik atau berwisata selama libur Lebaran, tidak ada salahnya memperhatikan area-area keramaian di sekitar titik transit.

Bisa jadi di sana Anda menemukan Booth Bejo Anti Angin untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. 

Di beberapa titik tertentu, Bejo Jahe Merah juga menghadirkan Booth Bejo Anti Angin Spesial yang dilengkapi dengan berbagai aktivitas yang membantu mengatasi keluhan masuk angin yang sering terjadi.

Keluhan masuk angin akibat perjalanan panjang, kelelahan, maupun perubahan cuaca selama perjalanan dapat dinyamankan kembali dengan aktivitas di booth seperti pijat relaksasi, minuman hangat, produk bejo serta games interaktif, sehingga para pemudik kembali segar, hangat, dan siap melanjutkan perjalanan dengan lebih nyaman. 

Bejo Jahe Merah sendiri dikenal dengan kandungan jahe merah alami yang dapat membantu meredakan berbagai gejala masuk angin seperti perut kembung, mual, dan badan terasa tidak nyaman. Masuk angin sering datang tanpa disadari dan dapat mengganggu momen kebersamaan bersama keluarga.

Jahe merah mengandung senyawa aktif seperti gingerol, shogaol, dan zingerone yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.

Kandungan ini dapat membantu meredakan gejala masuk angin sehingga tubuh kembali terasa lebih nyaman dan perjalanan pun dapat dilanjutkan dengan lebih menyenangkan. 

Andry Mahyudi menambahkan bahwa kehadiran Booth Bejo Anti Angin di berbagai titik perjalanan ini merupakan bagian dari kampanye “Silaturahmi Jangan Putus, Masuk Angin Bejo Yang Urus”, dan komitmen Bejo Jahe Merah untuk menemani masyarakat Indonesia menjaga kesehatan agar dapat menikmati momen kehangatan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman, hingga kemudian kembali ke wilayah tempat kerja dan kembali produktif.

“Bagi banyak orang, mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga momen penuh makna untuk berkumpul kembali dengan keluarga. Kami berharap kehadiran Booth Bejo Anti Angin dapat menjadi teman singgah bagi para pemudik agar mereka bisa melanjutkan perjalanan kembali ke kampung halaman, maupun kembali ke tempat kerja dengan kondisi tubuh yang lebih nyaman tanpa masuk angin,” tutupnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.