Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Normal, One Way di Ruas Tol Trans Jawa Dihentikan
Irwan Wahyu Kintoko March 26, 2026 12:15 AM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama kepolisian melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas pada sejumlah ruas tol Trans Jawa.

Penyesuaian itu dilakukan seiring kondisi arus kendaraan yang mulai berangsur terkendali pada periode arus balik Lebaran 2026.

Vice President Corporate Secretary and Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, mengatakan, atas diskresi kepolisian, rekayasa lalu lintas yang sebelumnya diberlakukan secara bertahap telah dihentikan.

Baca juga: Arus Balik Lebaran 2026 Meningkat, Polri Terapkan One Way Nasional pada Selasa Ini Pukul 14.00 WIB

"Rekayasa lalu lintas one way lokal dari KM 425+800 Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C hingga KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Ruas Jalan Tol Batang–Semarang dihentikan pada pukul 15.20 WIB," kata Ria, Rabu (25/3/2026).

"Rekayasa lalu lintas one way sepenggal dari KM 263 Jalan Tol Pejagan-Pemalang hingga KM 70 GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek juga dihentikan pada pukul 18.02 WIB," lanjutnya.

Dengan dihentikannya rekayasa lalu lintas tersebut, kondisi lalu lintas di ruas tol Trans Jawa saat ini terpantau kembali normal dan dapat dilalui kendaraan di kedua arah. 

Baca juga: Arus Balik Libur Lebaran 2026, 41.800 Mobil Tinggalkan Kawasan Wisata Puncak Bogor Menuju Jakarta

JTT bersama kepolisian terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif untuk memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan lancar.

"Untuk rekayasa lalu lintas contraflow di KM 47 hingga KM 70 arah Jakarta Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang sebelumnya diberlakukan contraflow, saat ini telah dilakukan normalisasi,” jelasnya.

Ria mengimbau seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara dengan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima.

Baca juga: Arus Balik Lebaran, Jumlah Kendaraan Mengarah ke Jakarta Melalui Jalan Layang MBZ Capai 56.611 Unit

Pengendara dapat menjaga jarak aman, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan. 

"Pengguna jalan juga diharapkan mengikuti arahan petugas di lapangan dan rambu lalu lintas yang berlaku," katanya. (m37)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.