Putra Jambi Jadi Bupati di Kalimantan, Rahmat Trianto Jadi TNI lalu Kepala Daerah
asto s March 25, 2026 11:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tak semua orang berani meninggalkan zona nyaman demi mimpi yang lebih besar. Namun, itulah jalan yang dipilih Rahmat Trianto. 

Putra Jambi itu menapaki hidup dari ruang kelas sederhana hingga akhirnya dipercaya menjadi bupati di tanah orang, di Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.

Lahir pada 25 September 1979, Rahmat Trianto bukan nama asing bagi mereka yang mengenalnya sejak kecil di Jambi. 

Rahmat tumbuh dan besar di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Dia mengenyam pendidikan dari SD 247 Sarolangun, lalu melanjutkan ke SMP Negeri 1 Kota Jambi, hingga SMA Nusantara Jambi.

Tak ada yang benar-benar menyangka, langkah hidupnya akan membawanya sejauh ini.

Selepas tamat SMA, Rahmat memilih jalan berbeda. 

Dia langsung masuk dunia militer, sebuah pilihan yang kelak membentuk karakter kepemimpinannya.

Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjadi Komandan Kodim di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. 

Di tanah perantauan itulah, cara pandangnya mulai berubah.

"Menjadi militer itu mengabdi, tapi ada batasnya. Saya mulai berpikir, bagaimana kalau bisa membuat kebijakan langsung untuk masyarakat,” ungkapnya Rabu (25/3/2026).

Dari situlah, keputusan besar diambil. Tahun 2023, ia mundur dari militer sebuah langkah yang tidak mudah dan terjun ke dunia politik.

Langkahnya terbilang cepat. 

Dia sempat duduk sebagai anggota DPR RI, sebelum akhirnya mengambil keputusan yang lebih berani, maju dalam Pilkada.

Menariknya, Rahmat tidak mencalonkan diri di daerah tempat ia pernah menjadi Dandim. 

Dia justru memilih Kabupaten Tanah Laut wilayah yang bukan “rumahnya”.

Dengan waktu kampanye yang relatif singkat, hanya sekitar empat bulan, Rahmat bersama pasangannya H Muhammad Zazuli (RaZa) berhasil mencuri perhatian masyarakat.

Hasilnya pun di luar dugaan.

Pasangan nomor urut 1 ini meraih 110.714 suara atau sekitar 57 persen suara sah, mengungguli pasangan petahana Bambang Alamsyah dan Ikhwan Hariri.

Kemenangan itu mengantarkannya resmi dilantik sebagai Bupati Tanah Laut periode 2025–2030 pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta.

“Menjadi kepala daerah di provinsi lain itu tak pernah saya bayangkan. Tapi mungkin ini jalan yang sudah Allah tentukan,” ujarnya.

Kini, di tengah kesibukannya memimpin daerah di Kalimantan Selatan, Rahmat Trianto tetaplah putra Jambi. 

Setiap kunjungan kerja ke kampung halaman, selalu menjadi momen “pulang” mengobati rindu sekaligus mengingatkan bahwa sejauh apa pun melangkah, akar tak pernah benar-benar hilang.

Kisah Rahmat bukan sekadar tentang jabatan. Ini tentang keberanian mengambil keputusan, tentang mimpi yang tidak dibatasi geografis, dan tentang satu hal sederhana anak daerah pun bisa menembus batas, bahkan hingga memimpin di tanah orang.(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

Baca juga: Daftar Lima Desa Baru di Muaro Jambi jika Jadi Pemekaran

Baca juga: Rumah Warga di Muaro Jambi Disatroni Ular Kobra saat Silaturahmi Idulfitri

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.