Ribuan Tamu dalam Dua Sesi, Pejabat hingga Kepala Desa Hadiri Halalbihalal Pemkab Klaten 2026
Yoseph Hary W March 25, 2026 11:14 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Halalbihalal Pemkab Klaten 2026 digelar dalam dua sesi di Grha Bung Karno, Rabu (25/3/2026), diikuti sekira 1.600 undangan dari pejabat hingga kepala desa.

Pelaksanaan halalbihalal Pemkab Klaten tahun ini diatur dalam dua termin untuk mengakomodasi ribuan peserta. Skema ini diterapkan agar arus tamu tetap tertib dan kegiatan berjalan lancar.

Sejak siang hari, Gedung Grha Bung Karno dipadati undangan yang datang bergelombang. 

Antrean panjang terlihat di jalur salaman dengan Bupati Klaten, Forkompinda dan jajaran pejabat didampingi pasangan masing-masing. 

Tamu dari berbagai latar belakang tampak hadir, mulai dari pimpinan OPD, tokoh agama, hingga kepala desa. Mereka bergantian menyalami dan menyampaikan ucapan Lebaran.

Dalam dokumen resmi undangan, termin pertama digelar pukul 13.30–14.30 WIB diikuti pejabat struktural TNI-Polri, DPRD, instansi vertikal, BUMN/BUMD, hingga tokoh masyarakat.

Sementara termin kedua pukul 14.30–15.30 WIB, diikuti camat, kepala desa, hingga unsur kecamatan lainnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Nurcholis Arif Budiman, menjelaskan jumlah peserta yang cukup besar menjadi alasan pembagian sesi tersebut.

“Kami tahun 2026 Pemkab Klaten, menghadirkan 1600 undangan. Baik itu Forkompinda, OPD, Camat, Kepala Desa, kemudian juga Ormas, baik itu NU, Muhammadiyah, LDII, MTA, juga pondok pesantren, juga dari ASN-ASN-nya di kecamatan maupun di Pemda," paparnya. 

Ia menegaskan, kegiatan ini memang rutin digelar setiap awal masuk kerja setelah libur Lebaran.

“Iya, kami gelar pada hari pertama masuk usai libur lebaran," imbuhnya. 

Di tengah padatnya peserta, suasana tetap berlangsung tertib. Para tamu mengikuti alur yang telah diatur panitia, sementara interaksi berlangsung singkat namun hangat.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan pesan kebersamaan.

“Harapannya dengan halalbihalal ini kita saling bisa memaafkan atas segala khilaf dan kesalahan yang pernah terjadi setahun kemarin," ungkap Bupati.

Pernyataan itu kemudian diikuti penekanan pada kolaborasi lintas sektor.

“Di sisi lain kita semakin mempererat tali persaudaraan sekaligus kemudian ke depan kita bisa saling bersinergis, berkolaborasi agar yang menjadi tujuan kita yakni Kabupaten Klaten semakin maju, sejahtera dan berkelanjutan ini bisa benar-benar terlaksana," tegasnya. 

Pembagian dua sesi ini menjadi pola pengaturan yang memungkinkan kegiatan tetap berjalan efektif meski diikuti ribuan peserta dalam waktu terbatas. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.