Jakarta (ANTARA) - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat sebanyak 62.527 unit kendaraan melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Cikatama) Karawang, Jawa Barat sepanjang Rabu (25/3) mengarah ke Jakarta pada momen arus balik Lebaran 2026.
Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol Ria Marlinda Paalo menyampaikan sekitar 23 ribu kendaraan yang melintas di GT Cikatama menuju Jakarta, yang tercatat pada shift 1, Rabu (25/3) yang menunjukkan masih adanya lonjakan volume lalu lintas arus balik.
Sebelumnya, pada Selasa (24/3), kata Ria, ada 106.000 kendaraan yang sudah melewati Gerbang Tol Cikampek Utama menuju ke arah Jakarta.
“Dan pantauan kami lalu lintas di Palimanan-Kanci itu masih cukup tinggi juga. Jadi memang kami terus pantau karena bisa jadi rekayasa lalu lintas ini kan dilakukan secara situasional,” kata Ria saat ditemui ANTARA di Kantor Jasamara, GT Cikatama, Rabu (25/3) malam.
Ria mengatakan sejak pukul 20:52 WIB, JTT juga menghentikan contraflow dari KM 70 sampai dengan KM 47 arah Jakarta di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek mengikuti berdasarkan diskresi kepolisian.
JTT juga mengaktifkan 18 gardu yang menerima volume lalu lintas atau kendaraan dari arah Timur Trans Jawa menuju Jakarta. Sementara itu 12 gardu melayani pengguna jalan dari arah Jakarta menuju Timur TransJawa.
Lebih lanjut, Ria menyampaikan JTT juga akan terus melakukan pantauan volume lalu lintas arus balik Lebaran ini hingga Minggu (29/3), di mana tanggal tersebut diproyeksikan sebagai puncak arus balik.
“Proyeksi kami di tanggal 29 itu ada 91.000 kendaraan, proyeksi awal kami yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama nantinya. Dan rekayasa lalu lintas, terus juga buka-tutup rest area, itu menjadi salah satu yang terus kami diskusikan dengan kepolisian pada saat pemberlakuannya,” ujar Ria.







