TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 6 terduga pelaku pemerasan perusahaan tambang nikel di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Keenam oknum anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) ini diamankan saat beraksi meminta uang, Rabu (25/03/2026) malam.
Para pelaku tertangkap tangan beserta barang bukti uang tunai puluhan juta rupiah di salah satu warung kopi di kawasan Jalan Budi Utomo.
Lokasi ini berada di Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra.
Berdasarkan pantauan TribunnewsSultra.com, operasi skala besar ini melibatkan personel kepolisian gabungan.
Personel gabungan dari Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resort Kota (Polresta) Kendari.
Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah (Ditreskrimum Polda) Sultra dan Satuan Brigadir Mobil atau Satbrimob Polda Sultra.
Baca juga: Polisi Kendari Redakan Aksi Blokir Jalan Tahan 100 Truk Tambang Nikel di Puuwatu, Perbatasan Konawe
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengonfirmasi penangkapan tersebut.
“Benar, kami telah mengamankan enam orang terduga pelaku beserta barang bukti uang tunai puluhan juta," katanya.
"Saat ini mereka telah dibawa ke Mapolresta Kendari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” jelas AKP Welliwanto menambahkan.
Permintaan uang dilakukan terhadap perusahaan tambang nikel, PT ST Nickel, yang beroperasi di Amonggedo, Kabupaten Konawe, Provinsi Sultra.
Ore nikel dari lokasi itu kemudian diangkut menuju jeti atau dermaga di Kecamatan Abeli, Kota Kendari.
Aktivitas hauling (pengangkutan) dengan truk lintas wilayah tersebut melintasi jalan kabupaten, kota, provinsi, hingga jalan nasional.
Jarak Kecamatan Amonggedo ke Abeli berkisar 58 kilometer (km), dengan jarak tempuh berkendara sekitar satu jam lebih.
Baca juga: Terduga Pencuri Rumah Beruntun di Tunggala Kendari Diringkus Polisi, Awalnya Diciduk Warga
Berdasarkan pantauan TribunnewsSultra.com,
Kondisi di Mapolresta Kendari dijaga ketat menyusul diamankannya para oknum tersebut.(*)
(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)