Konsumsi sayuran sehari-hari begitu disarankan, tapi pastikan kamu mengolah sayuran dengan tepat. Jangan sampai mengalami keracunan makanan akibat pengolahan yang tidak tepat.
Sayuran dikenal sebagai makanan sehat kaya nutrisi. Namun, tidak semua sayuran aman dikonsumsi. Beberapa di antaranya justru bisa menjadi beracun jika tidak diolah dengan tepat.
Contohnya singkong, jamur, dan terong, yang jamak dikonsumsi sehari-hari. Kandungan senyawa tertentu di dalamnya bisa berisiko untuk kesehatan ketika kamu tidak bisa mengolahnya.
Melansir dari MSN (18/3), berikut enam sayuran yang bisa menjadi berbahaya jika dimasak dengan cara yang salah:
Kacang merah yang tidak dimasak dengan baik dapat menyebabkan diare. Foto: Pinterest
|
1. Kacang Merah
Kacang merah mengandung racun alami bernama phytohaemagglutinin. Jika tidak dimasak dengan benar, racun ini dapat menyebabkan mual, muntah, dan diare.
Untuk menghindarinya, kacang merah harus direndam terlebih dahulu selama beberapa jam, lalu direbus hingga benar-benar matang. Memasak dengan suhu rendah justru bisa meningkatkan kadar racunnya.
2. Singkong
Singkong mengandung senyawa sianida alami, terutama jika dikonsumsi dalam kondisi mentah atau kurang matang. Agar aman, singkong harus dikupas, direndam, dan dimasak hingga matang sempurna. Proses ini membantu mengurangi kadar racun yang terkandung di dalamnya.
Jika singkong dikonsumsi mentah atau tidak terlalu matang, risikonya untuk kesehatan bisa fatal. Seseorang bisa mengalami keracunan makanan dan gangguan neurologis jangka panjang.
3. Kentang
Kentang yang berwarna kehijauan atau sudah bertunas mengandung solanin, yaitu zat beracun yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan hingga masalah saraf. Kentang seperti ini sebaiknya tidak dikonsumsi. Jika masih ingin digunakan, bagian yang hijau atau bertunas harus dibuang sepenuhnya.
4. Terong
Terong mengandung solanin dalam jumlah kecil, terutama jika dikonsumsi mentah. Meski umumnya aman, terong sebaiknya dimasak terlebih dahulu untuk mengurangi risiko paparan zat tersebut.
Jika tidak dimasak dengan tepat, terutama saat terlalu matang, terong dapat terasa sangat pahit dan dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Cara lain untuk mengurangi solanin adalah dengan menggarami terong sebelum dimasak.
Beberapa jenis jamur ternyata belum tentu aman untuk dikonsumsi. Foto: People
|
5. Jamur
Tidak semua jamur aman dikonsumsi. Beberapa jenis jamur liar mengandung racun berbahaya yang bisa menyebabkan keracunan serius. Karena itu, penting untuk memastikan hanya mengonsumsi jamur yang aman dan dikenal, serta memasaknya dengan benar sebelum dimakan.
6. Daun Bayam
Daun bayam kaya nutrisi, tapi juga mengandung oksalat, senyawa yang dapat berkontribusi pada pembentukan batu ginjal pada individu yang rentan. Memasaknya dapat mengurangi kadar oksalat.
Caranya dengan merebus bayam, kemudian buang airnya. Sementara metode masak tumis masih dapat mempertahankan lebih banyak senyawa ini.
Bagi kebanyakan orang, bayam aman dikonsumsi, tetapi mereka yang rentan terhadap batu ginjal, lebih disarankan untuk merebus bayam sampai matang sebelum mengonsumsinya.









