TRIBUNSTYLE.COM - Kuliner tradisional khas Solo kembali menjadi primadona di kalangan masyarakat.
Sebuah lapak nasi liwet sederhana yang berada di kawasan Gilingan, Solo belakangan ini ramai diperbincangkan karena selalu dipadati pembeli setiap pagi.
Berlokasi di Jalan Setiabudi, sekitar 200 meter ke arah timur dari RS Brayat, tepatnya di sisi kiri jalan dan berada di depan Sunny Gelato, lapak ini menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk sarapan.
Baca juga: Kuliner Legendaris Solo Bikin Ketagihan, Coba Tengkleng Kepala Kambing Utuh Bu Jito Dlidir Gebang
Meski hanya berupa warung kaki lima, suasana di sekitar lokasi selalu tampak sibuk sejak dini hari.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean pembeli sudah mulai terlihat sejak pukul 05.30 WIB, bahkan tak sedikit yang datang lebih awal demi menghindari kehabisan.
Keramaian tersebut terjadi hampir setiap hari, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap kuliner satu ini.
Daya tarik utama dari nasi liwet ini terletak pada harganya yang sangat terjangkau.
Harga tersebut dinilai sangat murah, terutama jika dibandingkan dengan cita rasa yang ditawarkan.
Meski dibanderol dengan harga ekonomis, pembeli tetap diberi kebebasan untuk menyesuaikan isi sesuai selera.
Sistem pemesanan yang fleksibel memungkinkan pelanggan menentukan sendiri lauk tambahan yang diinginkan.
Selain nasi liwet, lapak ini juga menyediakan menu lain seperti ketan dan bubur terik.
Kedua menu tersebut menjadi alternatif bagi pelanggan yang ingin variasi, namun tetap dengan cita rasa khas rumahan yang autentik.
Tak hanya soal rasa dan harga, kecepatan pelayanan di tengah antrean panjang juga menjadi perhatian.
Meski pembeli datang silih berganti, penjual tetap berusaha melayani dengan cepat agar antrean tidak terlalu lama.
Hal ini membuat pelanggan tetap nyaman meski harus menunggu giliran.
Fenomena ramainya nasi liwet di kawasan Gilingan ini menunjukkan bahwa kuliner tradisional dengan harga sederhana masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
Terlebih di tengah kondisi ekonomi saat ini, makanan murah namun berkualitas menjadi pilihan utama banyak orang.
Namun, bagi masyarakat yang ingin mencoba, disarankan untuk datang lebih awal.
Pasalnya, lapak ini hanya buka hingga pukul 09.00 WIB dan sering kali dagangan sudah habis sebelum jam tutup.
Dengan perpaduan rasa yang khas, harga terjangkau, serta pilihan menu yang beragam, tak heran jika nasi liwet di Gilingan Solo ini terus menjadi buruan warga dan selalu ramai setiap pagi.
(TribunStyle.com/Ika Bramasti).
Ikuti dan Bergabung di Saluran Threads TribunStyle.com