Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Jalur wisata Puncak Bogor dipadati oleh kendaraan selama libur Idul Fitri 1447 H.
Tercatat ratusan ribu kendaraan telah melintasi jalur Puncak Bogor ketika musim liburan tahun 2026 ini.
Kendaraan yang melintasi jalur Puncak Bogor tercatat selama periode arus mudik, arus balik, serta arus wisata.
Kendaraan yang melintasi jalur Puncak Bogor tersebut terhitung saat operasi Ketupat Lodaya 2026 berlangsung.
Operasi Ketupat Lodaya 2026 sendiri berlangsung kurang lebih dua pekan yakni sejak 13 hingga 25 Maret 2026.
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto menyebut, terhitung sebanyak 826.858 kendaraan melintasi jalur Puncak Bogor.
"Yang keluar dari exit Tol Ciawi menuju Puncak untuk roda empat sebanyak 411.774 kendaraan, kemudian yang sudah meninggalkan wilayah Puncak dari awal operasi sebanyak 415.084 kendaraan," ujarnya, Rabu (25/6/2026).
Sementara itu, kata dia, pada hari terakhir pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 ini volume kendaraan yang melintasi jalur Puncak Bogor cenderung menurun dibanding hari-hari sebelumnya.
Baca juga: Waspada Puncak Arus Balik Gelombang Dua Akhir Pekan Ini, Menko PMK Imbau Pemudik Segera Balik
Kendati demikian, jumlah kendaraan yang melintasi jalur Puncak Bogor masih akan terus bertambah seiring masih adanya libur sekolah serta penerapan work from anyware (WFA).
"Memang sampai 24.00 WIB nanti masih akan sedikit bertambah, namun tidak akan terjadi lonjakan yang signifikan," katanya.
Volume Jalur Puncak Menurun
Jalur wisata Puncak Bogor masih dipadati kendaraan pada H+4 lebaran atau Rabu (25/3/2026).
Meskipun libur lebaran telah berakhir, namun ribuan kendaraan masih melintasi jalur Puncak Bogor.
Kendati demikian, volume kendaraan yang melintasi kawasan Puncak Bogor mengalami penurunan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Hal itu diungkap oleh Kasatlantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto pada H+4 Idulfitri 2026.
"Jika dibandingkan dengan hari kemarin volume kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak mengalami penurunan, demikian juga kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta juga sama," ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Meski begitu, pihak kepolisian dari Satlantas Polres Bogor pun tetap menerapkan rekayasa arus lalu lintas.
Sistem satu arah atau one way dibelakukan sejak pagi hingga sore secara bergantian dari kedua arah untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan.
Pada pagi hari one way diberlakukan arah atas atau dari arah Jakarta menuju Puncak, sedangkan siang hingga sore diberlakukan sebaliknya.
"Kami imbau kepada masyarakat bahwa one way masih diberlakukan, oleh karena itu masyarakat agar dapat mematuhi rekayasa lalulintas sehingga perjalanan dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman," katanya.
Sementara itu, untuk jumlah kendaraan yang melintasi jalur wisata Puncak Bogor masih dalam penghitungan.