3 BERITA POPULER SUMBAR: Puncak Arus Balik, Jadwal Buka Tutup Lembah Anai & Loker RSUD Sungai Dareh
Rahmadi March 26, 2026 08:27 AM

Pertama, volume kendaraan yang melintasi wilayah hukum Polres Dharmasraya, Sumatera Barat, mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada momen arus balik Idul Fitri 1447 H.

Kenaikan jumlah kendaraan ini terpantau mulai terjadi sejak Selasa hingga Rabu (25/3/2026). Para pemudik mulai bergerak kembali menuju daerah perantauan setelah menghabiskan waktu libur lebaran di kampung halaman.

Kedua, pengguna jalan yang melintasi di jalur utama Padang–Bukittinggi diminta untuk kembali bersiap. Mulai Rabu, 1 April 2026, akses lalu lintas via Lembah Anai akan kembali diberlakukan sistem buka-tutup.

Langkah ini diambil guna merampungkan sisa pengerjaan perbaikan jalan di kawasan tersebut agar kembali maksimal.

Ketiga, kabar gembira bagi para pencari kerja, khususnya lulusan Sarjana Akuntansi dan Keuangan di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui RSUD Sungai Dareh secara resmi mengumumkan pembukaan seleksi penerimaan Tenaga Kontrak BLUD untuk formasi Akuntansi/Keuangan tahun anggaran 2026.

Baca selengkapnya berikut ini:

1. Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Jalur Lintas Sumatera Dharmasraya Dipadati Kendaraan Pelat B dan BH

Volume kendaraan yang melintasi wilayah hukum Polres Dharmasraya, Sumatera Barat, mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada momen arus balik Idul Fitri 1447 H.

Kenaikan jumlah kendaraan ini terpantau mulai terjadi sejak Selasa kemarin hingga hari ini, Rabu (25/3/2026). Para pemudik mulai bergerak kembali menuju daerah perantauan setelah menghabiskan waktu libur lebaran di kampung halaman.

Kasatlantas Polres Dharmasraya, Iptu Wahyuli Amra memberikan keterangan resmi terkait kondisi terkini di jalur Lintas Sumatera yang menjadi urat nadi transportasi darat di wilayah tersebut.

Menurut pantauan di lapangan, arus lalu lintas saat ini didominasi oleh kendaraan pribadi. Mayoritas kendaraan yang melintas membawa kode plat nomor luar daerah, yakni pelat B (Jakarta) dan pelat BH (Jambi).

Pihak kepolisian telah memetakan periode krusial pergerakan pemudik. Diperkirakan, arus balik tahun ini akan terbagi dalam dua gelombang besar guna menghindari penumpukan yang ekstrem.

Baca juga: Polisi Periksa Masinis dan Saksi Usai Pria Tewas Tertemper Kereta di Pauh Padang, Korban Buruh

"Prediksi arus balik untuk gelombang pertama terjadi pada tanggal 24 dan 25 Maret 2026. Hal ini seiring dengan berakhirnya masa cuti bersama lebaran bagi para pekerja," ujarnya saat dihubungi.

Sementara itu, gelombang kedua diprediksi akan menyusul pada akhir pekan ini. Momentum tersebut bertepatan dengan masa berakhirnya libur sekolah bagi anak-anak.

"Untuk gelombang kedua, kami memprediksi puncaknya terjadi pada tanggal 28 dan 29 Maret 2026. Ini dikarenakan aktivitas persekolahan akan segera dimulai kembali secara normal," lanjutnya.

Meskipun terjadi lonjakan volume kendaraan yang cukup drastis, Kasatlantas memastikan bahwa situasi di sepanjang jalur Dharmasraya masih terkendali.

Arus lalu lintas dilaporkan dalam kondisi ramai namun tetap lancar. Tidak terjadi kemacetan panjang yang mengunci pergerakan kendaraan pemudik.

Baca juga: Buruh Asal Cilacap Tertabrak Kereta di Limau Manis Padang, Sisa Darah Masih Terlihat di Rel

Petugas di lapangan terus bersiaga untuk melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan agar kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga.

Kabar baiknya, pihak kepolisian juga melaporkan bahwa sejauh ini belum ada laporan mengenai kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan para pemudik di wilayah tersebut.

Guna menjaga tren positif nihil kecelakaan ini, Satuan Lalu Lintas Polres Dharmasraya mengeluarkan sejumlah himbauan penting bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan.

Para pemudik diminta untuk tidak memaksakan diri jika kondisi fisik sudah mulai menurun. Keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama di atas keinginan untuk cepat sampai.

"Kami menghimbau kepada para pemudik yang akan kembali ke rantau agar tetap berhati-hati dan selalu mematuhi aturan berlalu lintas yang berlaku," pesan Iptu Wahyuli.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Sumbar 25 Maret 2026: Agam dan Bukittinggi Waspada Angin Kencang

Selain itu, kesiapan kendaraan juga menjadi poin krusial yang ditekankan oleh pihak kepolisian demi meminimalisir risiko gangguan di jalan raya.

"Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik dan layak untuk perjalanan jauh. Cek kembali mesin, rem, dan tekanan ban sebelum memulai perjalanan," tambahnya.

Fasilitas Rest Area dan Layanan 110

Bagi pemudik yang merasa lelah atau mengantuk, polisi menyarankan untuk segera mencari tempat beristirahat yang aman.

Tersedia berbagai pilihan tempat istirahat, mulai dari rest area komersial hingga Pos Pelayanan Kepolisian yang telah didirikan di sepanjang jalur mudik.

"Apabila lelah dan mengantuk, jangan dipaksakan. Silakan beristirahat di rest area atau Pos Pelayanan Kepolisian terdekat yang sudah kami sediakan," tuturnya.

Baca juga: BMKG Prediksi Siang Hari Kabupaten Solok Diguyur Hujan Sedang hingga Lebat, Pagi dan Malam Berawan

Terakhir, masyarakat juga diingatkan untuk tidak ragu meminta bantuan kepolisian jika menghadapi kendala darurat di perjalanan.
Layanan kontak darurat 110 selalu aktif dan dapat dihubungi kapan saja secara gratis untuk mendapatkan bantuan cepat dari petugas kepolisian terdekat.

2. Akses Lembah Anai Kembali Buka-Tutup Mulai 1 April, Pengendara Diminta Atur Jadwal Perjalanan

Pengguna jalan yang melintasi di jalur utama Padang–Bukittinggi diminta untuk kembali bersiap. Mulai Rabu, 1 April 2026, akses lalu lintas via Lembah Anai akan kembali diberlakukan sistem buka-tutup.

Langkah ini diambil guna merampungkan sisa pengerjaan perbaikan jalan di kawasan tersebut agar kembali maksimal.

Diketahui, usai bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu, jalan di Lembah Anai terputus.

Arus lalu lintas tidak sepenuhnya dapat dilewati selama 24 jam. Hal ini dikarenakan pembangunan sedang berlangsung.

Baca juga: Beda dengan Lembah Anai, Jalur Sitinjau Lauik Tak Macet H+1 Lebaran, Padang-Solok Lancar

Kemudian pengerjaan di lokasi masih terus dikebut dan sempat diberlakukan rekayasa lalu lintas one way atau jalur satu arah pada H-2, H-1, H+1, H+2, dan H+3 Lebaran 2026.

One way tersebut diberlakukan pada tanggal 19 Maret sampai dengan 20 Maret. Kemudian tanggal 22 Maret sampai 24 Maret 2026.

Namun, untuk pelaksanaan one way system telah dinyatakan berakhir.

Oleh karena itu, untuk arus lalu lintas melewati jalur Padang-Padang Panjang kembali dibuka dua arah selama 24 jam.

Baca juga: One Way Lembah Anai saat H+1 Lebaran, Kendaraan Bukittinggi ke Padang Bisa Lewat Pukul 2 Siang

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, menyebut jalur akan ditutup total mulai pukul 08.00 WIB pagi hari dan baru akan dibuka kembali pada pukul 17.00 WIB sore hari.

"Pengumuman, penutupan akses melewati Lembah Anai dimulai pada Rabu tanggal 1 April 2026," kata AKP Pifzen Finot, Rabu (25/3/2026).

Kata dia, jalur Padang-Padang Panjang kembali dibuka pada pukul 17.00 WIB dan akses ditutup kembali pada pukul 08.00 WIB.

Penyesuaian ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi alat berat dan pekerja konstruksi di lapangan tanpa membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Himbauan Penting Bagi Pengendara

Pihak berwenang memberikan beberapa poin instruksi demi kenyamanan dan keamanan bersama selama masa perbaikan ini:

- Pantau Informasi Terkini: Pastikan selalu mengecek akun Instagram Sat Lantas Padang Panjang untuk memantau situasi arus lalu lintas secara real-time.

- Keamanan Berkendara: Tetap berhati-hati saat melintasi jalur Lembah Anai, kurangi kecepatan, dan pastikan kendaraan serta fisik pengendara dalam kondisi prima.

- Budayakan Sabar: Selama sistem buka-tutup berlangsung, diharapkan para pengendara bersabar dalam antrean dan tidak saling mendahului.

- Patuhi Petugas: Ikuti setiap instruksi dari petugas di lapangan guna kelancaran arus lalu lintas.

3. RSUD Sungai Dareh Dharmasraya Buka Lowongan Kerja Tenaga Kontrak BLUD 2026, Cek Syarat & Cara Daftar

Kabar gembira bagi para pencari kerja, khususnya lulusan Sarjana Akuntansi dan Keuangan di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui RSUD Sungai Dareh secara resmi mengumumkan pembukaan seleksi penerimaan Tenaga Kontrak Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk formasi Akuntansi/Keuangan tahun anggaran 2026.

Langkah ini diambil guna memperkuat struktur manajemen internal rumah sakit plat merah tersebut, terutama dalam hal transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan.

Pengumuman rekrutmen ini tertuang dalam surat resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Dharmasraya Nomor 800.1.2/261/RSUD-2026 yang baru saja diterbitkan pada 24 Maret 2026.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Jasman , menyebutkan bahwa proses rekrutmen ini merupakan instruksi langsung untuk mendukung visi daerah.

Baca juga: BREAKING NEWS: Mayat Tergeletak Ditutup Daun Talas di Pinggir Rel Padang, Diduga Korban Kereta Api

Menurut Jasman, komitmen Bupati Dharmasraya, Ibu Annisa Suci Ramadhani, sangat jelas dalam mengedepankan tata kelola pemerintahan yang bersih, termasuk di lingkungan kesehatan.

"Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan keuangan di RSUD Sungai Dareh benar-benar mampu mendukung peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ujar Jasman dalam keterangannya dilansir resmi, Rabu (25/3/2026).

Lantas, apa saja syarat yang harus disiapkan oleh para calon pelamar Berdasarkan informasi resmi, rekrutmen ini menyasar talenta-talenta yang sudah memiliki pengalaman di bidangnya.

Kualifikasi utama yang diminta adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dengan latar belakang pendidikan minimal S1 Ekonomi Akuntansi atau S1 Ekonomi Keuangan.

Menariknya, panitia memberikan nilai tambah atau prioritas bagi peserta yang telah mengantongi sertifikat profesi keuangan atau sertifikat profesi akuntansi (Ak/CA).

Tak hanya soal gelar akademik, pengalaman kerja minimal empat tahun menjadi poin penting yang diharapkan dapat membawa perubahan positif pada siklus akuntansi di rumah sakit.

Kemampuan teknis seperti penguasaan aplikasi perkantoran, terutama kemahiran tingkat tinggi dalam mengoperasikan Microsoft Excel, menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

Selain itu, aspek soft skill seperti ketelitian, integritas tinggi, kemampuan komunikasi yang baik, serta manajemen waktu juga akan menjadi penilaian tim seleksi.

Bagi yang berminat, masa pendaftaran tergolong singkat, yakni hanya dibuka mulai tanggal 24 Maret hingga ditutup pada 31 Maret 2026 mendatang.

Pelamar bisa mengantarkan berkas lamaran secara langsung ke Bagian Kepegawaian/SDM RSUD Sungai Dareh atau mengirimkannya melalui jasa pos ke alamat resmi yang telah ditentukan.

Sistem seleksi akan dilakukan secara bertahap dan ketat, meliputi seleksi administrasi, tes tulis atau kompetensi bidang, hingga tahap wawancara akhir.

Baca juga: Masykur Rauf: Pemain Semen Padang FC Kembali Berkumpul di Padang 25 Maret Besok

Berdasarkan jadwal yang dirilis, hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 7 April 2026, yang kemudian disusul dengan tes kompetensi pada 9 April 2026.

Tahapan wawancara dijadwalkan pada 12 April 2026, dan pengumuman siapa saja yang berhak mengisi posisi tersebut akan dilakukan pada 13 April 2026.

Pihak panitia juga mewanti-wanti masyarakat agar waspada terhadap penipuan, karena seluruh proses seleksi ini tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis.

Keputusan panitia dalam setiap tahapan bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat oleh pihak manapun.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.