TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Kabupaten Wonogiri dikenal sebagai salah satu daerah di Jawa Tengah yang memiliki potensi besar, terutama di sektor wisata dan pedesaan.
Dikelilingi waduk, pantai, telaga, hingga perbukitan, wilayah ini membuka banyak peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat lokal maupun pelaku UMKM.
Dengan dukungan pembangunan desa dan kembalinya sumber daya manusia ke kampung halaman, Wonogiri kini menjadi lahan subur bagi berbagai ide bisnis kreatif dan produktif.
Baca juga: Ide Menu Lebaran di Solo Raya : Ada Sambal Goreng, Kuliner Legendaris yang Diakui Dunia
Sektor pariwisata menjadi yang paling potensial di Wonogiri.
Banyaknya destinasi alam bisa dimanfaatkan untuk membuka usaha seperti penginapan, jasa pemandu wisata, transportasi lokal, hingga penjualan cinderamata.
Tak hanya itu, usaha kuliner di kawasan wisata juga menjanjikan.
Makanan khas seperti nasi tiwul, olahan ikan, hingga mete bisa dikembangkan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Selain wisata, bisnis kuliner tetap menjadi peluang favorit. Pelaku usaha bisa membuka warung makan, kedai online, hingga jajanan tradisional seperti kue desa, keripik, atau olahan kreatif berbahan lokal.
Di sisi lain, kerajinan khas seperti batik, tenun, dan anyaman bambu juga memiliki nilai jual tinggi.
Dengan sentuhan inovasi dan pemasaran digital, produk lokal Wonogiri bahkan berpotensi menembus pasar nasional hingga ekspor.
Baca juga: Soal Kebijakan WFH, Pemkab Boyolali Masih Menunggu Regulasi dari Pusat
Wonogiri yang memiliki lahan luas dan subur sangat cocok untuk usaha pertanian dan peternakan.
Mulai dari bertani konvensional, hidroponik, hingga ternak ayam kampung dan lele bisa menjadi sumber penghasilan stabil.
Selain itu, peluang lain seperti penjualan bibit tanaman, usaha pupuk, hingga sewa alat pertanian juga memiliki pasar yang jelas di pedesaan.
Berbagai usaha jasa juga berkembang pesat di desa, seperti jasa pangkas rambut, servis motor, hingga servis parabola.
Kebutuhan masyarakat yang terus ada membuat usaha ini relatif stabil.
Tak ketinggalan, peluang seperti agen pulsa, penjualan token listrik, hingga menjadi reseller produk juga sangat diminati karena modal kecil dan pasar luas.
Baca juga: INFO Event di Solo: Kampoeng Lebaran Mall Solo Paragon, Ada Artis SMASH Jualan Kopi dan Seblak
Seiring perkembangan teknologi, usaha di desa juga semakin modern.
Contohnya jasa titip ke kota, bisnis online, hingga penjualan tanaman hias yang kini tren di kalangan masyarakat perkotaan.
Bahkan, ide seperti rental PlayStation, bimbingan belajar, hingga penginapan berbasis rumah warga (homestay) juga mulai banyak diminati, terutama di daerah yang dekat dengan destinasi wisata.
(*)