Tiga Hari Pencarian, Wisatawan Asal Brebes Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Pantai Pecaron
Rustam Aji March 26, 2026 10:25 AM

 TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN – Operasi pencarian wisatawan asal Kabupaten Brebes yang hilang di Pantai Pecaron, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, resmi ditutup pada Rabu (25/3/2026) sore.

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban, Tasdik Susendi (21), dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari proses penyisiran.

Jenazah korban ditemukan mengapung di perairan sekitar 1 kilometer ke arah timur dari titik awal kejadian.

Penemuan ini bermula dari laporan nelayan setempat yang melihat sesosok jasad di koordinat perairan Tanjung Karang Pandan pada pukul 15.50 WIB.

"Tim rescue segera bergerak menggunakan perahu SAR Lawet Perkasa Unit Pasir menuju titik koordinat tersebut. Pada pukul 16.40 WIB, jenazah berhasil dievakuasi dan setelah diidentifikasi, dipastikan itu adalah korban yang dilaporkan hilang sejak Senin lalu," ungkap Koordinator Tim SAR Gabungan, Nurul Fauzan, Kamis (26/3/2026).

Baca juga: Diduga Rem Blong, Avanza Putih Adu Banteng dengan Pikap Jalur Ekstrem Salem-Banjarharjo, 2 Luka-luka

Kronologi Pencarian Intensif

Tasdik Susendi sebelumnya dilaporkan terseret ombak saat bermain air pada Senin (23/3) petang.

Sejak laporan diterima, Tim SAR Gabungan yang terbagi dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) melakukan penyisiran intensif baik melalui jalur darat maupun penyisiran permukaan air menggunakan jukung nelayan dan perahu karet.

Usai dievakuasi dari laut, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Kebumen untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di Brebes.

Dengan ditemukannya korban, seluruh personel SAR yang terlibat telah ditarik kembali ke satuan masing-masing.

Baca juga: Geger!2 Pria Ditemukan Membusuk di Lantai 3 Masjid Miftahul Jannah Brebes,Sempat Hilang Saat Lebaran

Larangan Mandi di Laut Pesisir Selatan

Menanggapi peristiwa tragis ini, Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pengunjung pantai di wilayah hukumnya.

Polisi meminta wisatawan untuk tidak nekat mandi di laut mengingat karakteristik ombak pantai selatan yang ekstrem dan sulit diprediksi.

"Kami tingkatkan imbauan agar pengunjung tidak mandi di laut. Risiko kecelakaan akibat ombak sangat tinggi. Para orang tua juga jangan sampai lengah mengawasi anak-anak saat berwisata, pastikan berada di posisi aman jauh dari bibir pantai," tegas AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Polres Kebumen memastikan akan memperketat patroli di titik-titik rawan kecelakaan laut guna mencegah terulangnya kejadian serupa, terutama pada masa libur lebaran yang masih berlangsung. (Ais)

Baca juga: Brebes Darurat Banjir: Evakuasi Lansia Pakai Perahu Karet hingga Jalur Nasional Lumpuh

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.