Penyaluran Bantuan Pangan Beras - Migor oleh Pemprov Sulut dan Bulog Tertinggi Secara Nasional 
Ventrico Nonutu March 26, 2026 11:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Realisasi penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng di Sulawesi Utara merupakan yang tertinggi secara rata-rata nasional. 

Hal ini diungkapkan Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI (Purn) Marga Taufiq saat berkunjung ke Manado, Sulawesi Utara, Rabu 25 Maret 2026.

"Keluarga Penerima Bantuan Pangan yang telah ditetapkan pemerintah di Sulawesi Utara merupakan yang tertinggi dan jauh di atas rata-rata kinerja nasional," kata Marga saat bertemu Gubernur Sulut, Yulius Selvanus. 

Diketahui, total penerima Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng di Sulawesi Utara alokasi Januari-Februari 2026, 274.156 Kepala Keluarga (KK). 

Adapun alokasi pangannya, 5,48 juta kg beras dan 1,09 liter minyak goreng. 

Kepala Bulog Sulut Gorontalo, Erlmin Tora memaparkan, ketersediaan stok pangan utamanya beras yang ada di Bulog Sulut dan Gorontalo saat ini mencapai 18.000 ton.

Jumlah itu akan bertambah seiring dengan penyerapan gabah petani dan penyebaran stok antar Bulog seluruh Indonesia.

Dengan demikian diperkirakan stok yang akan tersedia cukup hingga Desember 2026. 

"Kecukupan stok pangan di Bulog tersebut menjadi kekuatan penting bagi pemerintah dalam melakukan intervensi dalam menstabilkan pasokan dnn harga pangan bagi masyarakat," ujar Ermin.

Bulog Sulut dan Gorontalo juga terus melakukan penyaluran Minyakita dalam rangka menstabilkan harga minyak goreng di pasar utamanya Pasar SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok). 

Sesuai data SP2KP menunjukkan harga Minyakita di wilayah Sulut dan Gorontalo secara umum telah turun dan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Terkait itu, penyerapan gabah hasil produksi petani yang ada di Sulawesi Utara dan Gorontalo pada periode Januari hingga Maret 2026 sebanyak 1.500 ton atau telah mencapai 102 persen dari target penyerapan gabah tahun 2026. 

Penyerapan tersebut juga telah lebih tinggi dibanding penyerapan gabah selama tahun 2025 sebanyak 1.126 ton. 

Ermin Tora bilang, penyerapan gabah tahun 2026 akan terus dilakukan dalam rangka membantu petani menjual hasil produksinya dengan harga yang menguntungkan. 

Hal ini diharapkan akan mendorong petani untuk lebih meningkatkan hasil produksinya (produktivitas per ha).

Dalam kunjungan kerja ke Manado, Wadirut Bulog juga melakukan monitoring atau pengecekan pasokan Beras SPHP dan Minyakita di Pasar Bersehati Manado, ritel modern dan penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Banjer Manado.

Keberhasilan Bulog Sulut dan Gorontalo dalam melaksanakan penugasan pemerintah tersebut tentu tidak terlepas dari sinergi dan koordinasi yang sangat baik dengan Pemerintah Daerah, dukungan Gubernur Sulut Yulius Selvanus, TNI, Polri dan dinas terkait.

Selain bertemu Gubernur Sulawesi Utara, Wadirut Bulog berkunjung ke Pangdam XIII Merdeka, Polda Sulut guna memperkuat sinergi dalam melaksanakan program pemerintah. 

Khususnya program di bidang ketahanan dan swasembada pangan sebagaimana Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

(TribunManado.co.id/Ndo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.