TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Puncak arus mudik Lebaran mulai mengalami peningkatan di Pelabuhan Tanjung Silopo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar).
Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) Tanjung Silopo mencatat sebanyak 94 orang penumpang kapal pada Rabu (25/3/2026).
Mereka kembali ke perantauan di Kotabaru, Kalimantan Selatan, usai libur Lebaran selama satu pekan lebih.
Puncak arus balik diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang pada Jumat (27/3/2026).
Baca juga: Arus Balik Idulfitri 1447 H, 152 Penumpang Berangkat di Bandara Tampa Padang, 99 Orang Tiba
Terdapat jadwal keberangkatan Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 93 pada hari Jumat di Pelabuhan Tanjung Silopo.
Ini merupakan jadwal terakhir pemberangkatan kapal pada periode arus balik Lebaran.
"Sebanyak 94 orang penumpang berangkat kemarin, nanti tanggal 27 puncak arus balik diprediksi meningkat," kata pelaksana harian (Plh) UPP Pelabuhan Tanjung Silopo, Said, kepada wartawan, Kamis (27/3/2026).
Dia menyebut penumpang berkurang pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dibandingkan tahun lalu.
Hal itu lantaran pada periode mudik Lebaran tahun ini terdapat dua Kapal Motor (KM) berkapasitas 500 penumpang yang disiapkan.
Dua kapal ini sengaja disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang rute Kalimantan Selatan–Sulawesi Barat.
"Ada dua kapal kemarin jadi penumpang selalu terbagi, semua terlayani keberangkatannya," lanjut Said.
Meski jadwal keberangkatan kapal akan berlangsung pada Rabu (25/3/2026) besok sore.
Penumpang berdatangan lebih awal sehari sebelum jadwal kapal karena takut kehabisan tiket.
Pantauan wartawan, para penumpang tampak terlantar di ruang tunggu pelayanan tiket.
Tampak mereka berbaring di lantai beralaskan tikar seadanya, hingga berbaring di kursi ruang tunggu.
Para penumpang ini terdiri dari pekerja swasta hingga pegawai kantor yang hendak ke Kotabaru, Kalimantan.
Ratusan barang bawaan juga tampak menumpuk di lobi ruang tunggu. Penumpang ini rencananya bermalam di pelabuhan.
Sementara KM Sabuk Nusantara 111 tampak sudah terparkir di dermaga, kapal ini rencananya berangkat pada Rabu besok.
"Kita datang lebih awal takutnya tiket habis, jadi rencana mau bermalam di pelabuhan ini saja," kata penumpang, Indra, kepada wartawan.
Indra merupakan warga Kecamatan Tinambung yang selama ini bekerja di Kotabaru, Kalimantan.
Dia bersama keluarganya pulang kampung pada momen Lebaran Idulfitri dan rencananya akan kembali ke Kotabaru.
Ayah dua anak ini mengaku sudah lima tahun merantau di Kotabaru. Dia memilih kembali lebih awal untuk menghindari puncak arus balik.
"Takut nanti membludak penumpang, kita kehabisan tiket, jadi lebih awal kembali ke perantauan," ungkapnya.
Sementara itu, pelaksana harian (Plh) UPP Pelabuhan Tanjung Silopo, Said, mengatakan puncak arus balik akan berlangsung pada Rabu (25/3/2026).
Said menyampaikan ada puluhan penumpang yang sudah datang hari ini membawa barang bawaannya.
"Lalu pulang kembali, kalau untuk penumpang yang dari daerah jauh, dia menginap di pelabuhan, ada sekitar 15 orang menginap," ungkap Said.
Dia menyebut penumpang dari daerah jauh sudah mulai berdatangan dan akan menginap di pelabuhan.
Said mengimbau kepada seluruh calon penumpang agar datang lebih awal ke pelabuhan.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli