BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Pasar Kerajinan Amuntai yang ada setiap hari Kamis di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Murung Sari Kelurahan Murung Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) saat ini kembali menggeliat
Pada saat bulan ramadan jumlah pengunjung sempat mengalami penurunan namun kini jumlah pengunjung kembali normal bahkan lebih ramai saat setelah lebaran.
Ninik Ida salah satu pedagang tikar mengatakan dirinya yang sudah berjualan sejak 10 tahun lalu memang sudah biasa dengan kondisi pasar kerajinan yang agak sepi saat bulan ramadan dan kembali ramai setelah lebaran.
“Saat ramadan banyak pengeluaran lain, jadi mungkin tidak banyak yang membeli kerajinan untuk dipakai sendiri,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Namun setelah lebaran paling ramai karena masih dalam nuansa libur sehingga masih ada warga dari luar daerah yang berada di HSU dan ingin mengunjungi pasar kerajinan.
Baca juga: Kebakaran Dinihari di Sungai Namang HSU, Lima Buah Rumah Hangus
Baca juga: Viral Peringatan Larangan Berenang di Sungai Alalak Banjarmasin, Singgung Keberadaan Hantu Banyu
Sesuai namanya pasar kerajinan pedagang menjual aneka hasil kerajinan berbahan dasar purun, ilung atau eceng gondok dan juga rotan.
Hasil kerajinan seperti tikar, tas, kipas, tempat tisu dan kerajinan lainnya diletakkan di bahu jalan agar calon pembeli bisa melihat dan memilih.
Pasar ini buka sejak pagi buta dan biasanya mulai tutup sekitar pukul 10.00 wita. Pasar kerajinan selain menjadi pusat perputaran ekonomi, juga menjaga budaya.
Kerajinan yang dijual hampir seluruhnya merupakan hasil karya tangan para pengrajin dari Kabupaten HSU.
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati