Ratusan Ribu Kendaraan Menuju Jakarta, Puncak Arus Balik Lebaran Dimulai
Soewidia Henaldi March 26, 2026 01:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sebanyak 239.383 kendaraan melintas menuju Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama.

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat pergerakan terjadi pada periode arus balik Idulfitri 1447H, hari H hingga H+3 atau 21–24 Maret 2026.

Volume tersebut meningkat 108,44 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 114.843 kendaraan.

Corporate Secretary & Legal JTT Ria Marlinda Paallo mengatakan, tren kenaikan juga terlihat pada periode lebih panjang.

Periode H-10 hingga H+3 mencatat 415.448 kendaraan dari wilayah timur Trans Jawa.

“Berdasarkan data lalu lintas periode H-10 hingga H+3 (11-24 Maret 2026), tercatat sebanyak 415.448 kendaraan dari wilayah timur trans jawa atau meningkat 6,45 persen dari lalu lintas normal sebanyak 390.288 kendaraan,” kata Ria dalam keterangan resmi, Rabu malam (25/3/2026).

Data shift 1 pada 25 Maret 2026 menunjukkan lonjakan tajam.

Sebanyak 23.921 kendaraan melintas. Angka ini naik 193,15 persen dari normal 8.160 kendaraan.

Kondisi ini menunjukkan arus balik masih berlangsung. Volume kendaraan diperkirakan terus meningkat.

Rekayasa Lalu Lintas

JTT bersama Kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas.

Skema one way diberlakukan secara situasional. 

“Seiring dengan kondisi tersebut, JTT bersama Kepolisian sempat berlakukan one way sepenggal dari KM 263 Jalan Tol Pejagan-Pemalang hingga KM 70 GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek,” ujar dia.

“Buka tutup juga dilakukan secara situasional one way lokal dari KM 425+800 Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C hingga KM 414 GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang untuk menjaga kelancaran arus kendaraan serta meminimalkan potensi kepadatan di sepanjang Ruas Jalan Tol Trans Jawa,” tambah Ria.

JTT menyiapkan insentif tarif tol.

Diskon 30 persen berlaku untuk perjalanan menerus dari GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama pada 26 Maret pukul 00.00 WIB hingga 27 Maret pukul 24.00 WIB. 

Diskon 23 persen juga berlaku di ruas Batang–Semarang sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026.

“Ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan lalu lintas secara lebih merata sekaligus memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan,” jelas Ria.

Arus kendaraan dari Jakarta menuju timur juga meningkat.

GT Cikampek 

Sebanyak 184.146 kendaraan tercatat melalui GT Cikampek Utama.

Angka ini naik 65,88 persen dari normal 111.011 kendaraan. 

Lonjakan terlihat di sejumlah ruas tol. Gerbang Tol Kalikangkung mencatat 163.113 kendaraan keluar dari Semarang.

Angka ini naik 164,50 persen. Arus menuju Semarang juga meningkat menjadi 100.838 kendaraan. Kenaikan mencapai 66,93 persen.

Gerbang Tol Banyumanik mencatat 178.376 kendaraan menuju Jakarta. Angka ini naik 131,12 persen.

Arus ke arah Solo mencapai 154.252 kendaraan atau naik 70,59 persen.

Wilayah Jawa Timur juga mencatat kenaikan. Gerbang Tol Warugunung mencatat 135.524 kendaraan menuju Jakarta atau naik 81,99 persen.

Arus ke Surabaya mencapai 152.210 kendaraan atau naik 88,66 persen.

Gerbang Tol Kejapanan Utama mencatat 161.923 kendaraan menuju Surabaya atau naik 60,82 persen.

Arus ke Malang mencapai 156.779 kendaraan atau naik 66,76 persen.

Gerbang Tol Singosari mencatat 93.683 kendaraan menuju Surabaya atau naik 74,77 persen.

Arus ke Malang mencapai 82.493 kendaraan atau naik 52,12 persen.

“Kami mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan, merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan,” tegas Ria.(*).

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.