Target 93 Ribu, Realisasi 210 Ribu! Kunjungan Wisatawan Capai 225 Persen dari Proyeksi
Hari Susmayanti March 26, 2026 01:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sektor pariwisata di Kabupaten Gunungkidul mencatatkan rekor fantastis selama libur Lebaran 2026. 

Dari target kunjungan sebanyak 93.191 orang selama libur Lebaran 2026, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bumi Handayani justru meledak hingga menyentuh angka 210.000 orang.

Jumlah itu melonjak drastis sebesar 125 persen, melampaui ekspektasi yang ditetapkan sebelumnya.

Obyek wisata yang menjadi tujuan utama para wisatawan untuk menghabiskan libur lebaran adalah kawasan pantai di pesisir selatan Gunungkidul.

Deretan pantai mulai dari Purwosari hingga Girisubo dipenuhi oleh wisatawan luar daerah.

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Yohanes Nanang Putranto mengatakan jumlah 210.000 wisatawan itu merupakan data yang tercatat selama tiga hari mulai 21-14 Maret yang lalu.

Jumlah itu menurutnya melampaui target yang ditetapkan sebelumnya.

"Dari tanggal 21-24 Maret 2025, total ada 210.000 wisatawan yang berkunjung," katanya dikutip dari Kompas.com.

Menurut Nanang, pemerintah sebenarnya hanya menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 93.191 orang selama libur lebaran terhitung mulai dari 20-25 Maret lalu.

Namun hanya dalam kurung waktu tiga hari saja, jumlah wisatawan yang berlibur ke Gunungkidul menembus angka 210.000 orang.

Sementara destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan masih didominasi kawasan pesisir selatan.

Mulai dari Drini, Pantai Sepanjang, hingga kawasan bukit paralayang.

Nanang menyebut, hingga Rabu, kunjungan wisatawan masih nampak ramai di sejumlah kawasan wisata.

"Untuk kunjungan hari ini, kelihatannya masih ramai, karena ada yang diperbolehkan WFA (work from anywhere) dan sebagainya," ujarnya.

Baca juga: Tragedi Syawalan di Gedongkiwo, Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas di Selokan Tanjung Kiri Kota Yogya

Pihaknya berharap wisatawan untuk mematuhi peraturan yang berlaku, terutama di kawasan pantai.

 Jangan nekat bermain air di kawasan berbahaya seperti rip current.

Sementara Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Surisdiyanto, mengatakan bahwa pihaknya menurunkan 60-an petugas di seluruh kawasan wisata pantai wilayahnya.

Untuk kejadian laka laut, menurut Surisdiyanto, sempat terjadi di Pantai Drini di Banjarejo, Tanjungsari pada Senin, 23 Maret 2026.

Sebanyak dua wisatawan sempat terseret arus rip current dan berhasil diselamatkan.

"Berkunjung ke pantai Gunungkidul aman asal mematuhi imbauan dan peraturan. Karena sebagian besar kasus kecelakaan laut karena pengunjung nekat," pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.