TRIBUNPALU.COM - Prediksi skor Italia vs Irlandia Utara di semifinal play-off Piala Dunia 2026: tuan rumah lolos atau absen untuk ketiga kalinya di Piala Dunia?
Italia akan melawan Irlandia Utara di semifinal play-off Piala Dunia 2026 Zona Eropa di Stadion Atleti Azzurri d'Italia, Bergamo, Jumat 27 Maret 2026 sepak mula pukul 02.45 WIB.
Dalam playoff ini, ada 16 tim akan bersaing memperebutkan empat tiket terakhir menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Babak ini memakai format satu leg. Setiap pertandingan menjadi penentu tanpa kesempatan ulang.
Jika skor imbang dalam waktu normal, laga dilanjutkan ke perpanjangan waktu hingga adu penalti.
Tuan rumah dalam tekanan besar karena sudah dua kali absen di Piala Dunia.
Jika kalah di pertandingan nanti, maka Italia jadi tim raksasa sepak bola pertama yang gagal lolos ke tiga edisi Piala Dunia berturut-turut.
Baca juga: Daftar Harga iPhone Maret 2026: iPhone 17e, iPhone 17 Air, iPhone 17, iPhone 16, iPhone 15
Pemenang dari laga ini akan menghadapi pemenangan dari duel Wales versus Bosnia dan Herzegovina di babak final untuk memperebutkan tiket lolos ke Piala Dunia 2026.
Pertemuan kali ini menyajikan pertarungan dua kutub taktik yang sangat berseberangan.
Tuan rumah datang dengan gaya main super agresif namun baru saja menelan pil pahit yang meruntuhkan tembok pertahanan mereka, sementara tim tamu membawa gaya sepak bola pragmatis dan minim gol yang terbukti kerap menyulitkan lawan.
Di lima pertandingan terakhir Italia, skuad Gli Azzurri sebenarnya tampil sangat beringas.
Mereka sukses mencetak empat kemenangan beruntun dari September hingga awal November 2025.
Daya ledak lini serang mereka sangat mengerikan, terbukti dari drama sembilan gol saat menumbangkan Israel (5-4), serta kemenangan meyakinkan atas Estonia (3-1), Israel (3-0), dan Moldova (2-0).
Namun, euforia tersebut hancur lebur pada laga penutup tahun mereka (17 November 2025).
Bermain di kandang sendiri, gawang Italia secara mengejutkan dibombardir oleh Norwegia dan menelan kekalahan telak 1-4.
Laga ini mengekspos celah besar di lini belakang Italia yang ternyata sangat rentan jika diserang balik secara kilat.
Menghadapi Irlandia Utara, Italia harus segera menambal kebocoran ini jika tidak ingin kembali dipermalukan di hadapan pendukung sendiri.
Sementara Irlandia Utara datang dengan rekam jejak yang naik-turun.
Dalam lima laga terakhirnya, mereka mencatatkan dua kemenangan dan tiga kekalahan.
Baca juga: Jujur Akui Cuma Pansos, Video Joget Hendrik Irawan Buat Dapur MBG Miliknya Ditutup BGN
Sesuai dengan data statistik sebelumnya, pola "tanpa kompromi" alias tidak pernah bermain imbang masih terus berlanjut.
Ciri khas permainan Irlandia Utara saat ini adalah pertahanan rapat dan membuat mayoritas laga mereka berakhir dengan skor tipis.
Empat dari lima pertandingan terakhir mereka hanya menghasilkan maksimal dua gol. Meski sempat dua kali bertekuk lutut melawan tim kuat Jerman (1-3 dan 0-1) serta tersandung oleh Slovakia (0-1), mereka meresponsnya dengan kemenangan krusial atas Slovakia (2-0) dan menutup tahun dengan kemenangan tipis 1-0 atas Luksemburg.
Mereka dipastikan akan datang ke Italia dengan taktik "parkir bus" untuk mengeksploitasi pertahanan tuan rumah yang baru saja terluka parah.
Head to head
Sejarah pertemuan antara Italia dan Irlandia Utara menyajikan sebuah narasi dominasi klasik.
Dari 11 bentrokan yang pernah terjadi, Gli Azzurri (julukan Italia) memegang kendali penuh dengan memborong tujuh kemenangan, sementara Irlandia Utara hanya pernah mencicipi satu kemenangan bersejarah (ditambah tiga hasil imbang).
Fakta paling mengerikan bagi tim tamu dari sejarah pertemuan ini adalah betapa solidnya pertahanan Italia saat meredam serangan mereka.
Tercatat, gawang Italia selalu clean sheet dalam tujuh pertemuan terakhir melawan Irlandia Utara!
Rentetan nirkebobolan yang sangat panjang ini jelas menjadi teror psikologis yang berat bagi barisan penyerang Irlandia Utara yang selalu kehabisan akal setiap kali mencoba membongkar pertahanan tuan rumah.
Bahkan dalam lima pertemuan terakhir sejak 2009 hingga 2021, polanya sangat mudah ditebak: Italia menang meyakinkan saat bermain di kandang (3-0, 3-0, 2-0), namun Irlandia Utara berhasil memaksakan hasil imbang tanpa gol (0-0) saat bermain di hadapan publiknya sendiri di Belfast.
Bermain di Italia kali ini jelas menjadi misi yang sangat menantang bagi tim tamu.
Meski bentrokan kedua tim ini secara historis cenderung minim gol (enam dari 11 laga berakhir di bawah 2,5 gol), daya ledak Italia di kandang pada ajang kualifikasi sangat patut diwaspadai.
Enam dari delapan laga kandang Italia di Kualifikasi Piala Dunia kerap diwarnai hujan gol (lebih dari 2,5 gol).
Di sisi lain, Irlandia Utara datang dengan mentalitas yang sangat "tanpa kompromi". Dalam sembilan pertandingan terakhirnya, mereka tidak pernah bermain imbang (dengan rincian meraih empat kemenangan).
Hal ini mengindikasikan bahwa Irlandia Utara saat ini memiliki pendekatan taktik do-or-die—menang atau kalah—yang berpotensi menghadirkan kejutan jika tuan rumah lengah.
Pelatih: Gennaro Gattuso
Pelatih: Michael O'Neill
(Kompas.com/Tribunnews/TribunLombok)