Satlantas Aceh Timur Catat 4 Kasus Kecelakaan, 3 Nyawa Melayang di Jalan Raya 
Muliadi Gani March 26, 2026 02:54 PM

 

PROHABA.CO, ACEH TIMUR - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Timur merilis data evaluasi kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026. 

Dalam periode 12 hari operasi, tercatat empat insiden kecelakaan yang menelan korban jiwa di wilayah hukum setempat.

Kapolres Aceh Timur melalui Kasat Lantas AKP Aditya Hadmanto, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa berdasarkan data periode 13 hingga 24 Maret 2026, angka fatalitas kecelakaan masih menjadi perhatian serius.

“Sepanjang periode tersebut, tercatat ada 4 kejadian kecelakaan lalu lintas.

Dampaknya cukup fatal, di mana 3 orang dinyatakan meninggal dunia, 3 orang mengalami luka berat, dan 9 orang lainnya mengalami luka ringan,” ujarnya, Rabu (25/03/2026).

Baca juga: Angka Kecelakaan di Aceh Timur Naik, 78 Orang Meninggal Sepanjang 2025

Arus Balik Terpantau Ramai

Memasuki fase arus balik, pergerakan kendaraan di lintas nasional wilayah Aceh Timur mengalami peningkatan volume.

Meski demikian, situasi lalu lintas masih dapat dikendalikan.

“Untuk arus balik di wilayah Aceh Timur saat ini terpantau ramai namun tetap lancar.

Personel kami terus bersiaga di titik-titik rawan untuk memastikan pergerakan masyarakat tidak terhambat,” jelas Aditya.

Melihat angka kecelakaan yang terjadi, Kasat Lantas menegaskan pentingnya kesadaran pengendara dalam menjaga keselamatan.

Ia mengingatkan agar para pemudik tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk.

“Kami sangat berharap para pengguna jalan tetap mematuhi aturan lalu lintas.

Baca juga: Asmara Berakhir Tragis, Instruktur Gym di Bengkulu Dibakar Mantan Pacar, Polisi Amankan Pelaku

Ingat, ada keluarga yang menanti di rumah.

Keselamatan dan kehati-hatian harus menjadi prioritas utama agar kita semua sampai ke tujuan dengan selamat,” tegasnya.

Satlantas Polres Aceh Timur juga mengimbau pengendara untuk rutin memeriksa kondisi fisik kendaraan sebelum melakukan perjalanan.

Selain itu, kewaspadaan terhadap titik-titik jalan yang licin atau minim penerangan juga perlu ditingkatkan guna menekan potensi kecelakaan tambahan di penghujung operasi.

Operasi Ketupat Seulawah 2026 sendiri merupakan agenda rutin kepolisian dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. 

(Serambinews.com/Maulidi Alfata)

Baca juga: Wartawan Serambi Indonesia dan Keluarga Alami Kecelakaan di Gunung Trans Nagan Raya

Baca juga: Empat Bocah Tewas Terseret Arus di Kuala Peudawa, Satu Selamat

Baca juga: Mayat Pria dan Wanita Ditemukan dalam Mobil Honda Jazz Terparkir di Pidie Jaya, Ini Identitas Korban

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.