Antisipasi Arus Balik Gelombang Dua di Kabupaten Bandung, Dishub Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas
Kemal Setia Permana March 26, 2026 03:11 PM

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah langkah antisipatif kapadatan arus lalu lintas saat arus balik Lebaran, khusunya di jalur Nagreg terus dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung.

Hal tersebut dilakukan Dishub mengingat di wilayah Kabupaten Bandung sendiri arus balik diprediksi akan terjadi dua gelombang, yaitu pada H+3 atau Selasa (24/3) kemarin dan H+7 atau Sabtu (28/3) nanti.

Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi mengatakan pihaknya berkolaborasi dengan kepolisian dalam menrapkan skema rekayasa lalu lintas.

Skema-skema tersebut salah satunya sistem satu arah atau one way. Segmen pertama berada di kawasan Nagreg, di mana ada titik itu, rekayasa lalu lintas one way ataupun buka tutup akan diterapkan.

"Ketika terjadi kepadatan dari arah Garut, ataupun Tasik. Itu dilaksanakan one way. Arus mana yang padat, kami lakukan one way bersama Polresta Bandung," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2026).

Baca juga: Cegah Aktivitas Penyapu Koin, Bupati Indramayu Instruksikan Satpol PP Siaga di Jembatan Sewo

Sementara itu, segmen kedua, pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Lingkar Nagreg. Di jalur itu terdapat dua lajur menuju Bandung dan dua lajur menuju Tasikmalaya atau Garut.

"Kami melakukan rekayasa dengan optimalisasi lebar jalur, jadi mulai H+1 kemarin kami geser satu jalur ke arah Garut dan tiga jalur ke arah Bandung untuk menambah kapasitas jalan," katanya.

Menurut Ruddy, langkah-langkah tersebut dilakukan karena volume kendaraan yang kembali ke arah Bandung relatif tinggi sejak H+1 Lebaran, sehingga diharapkan dapat mencegah terjadinya kepadatan.

"Walaupun H+7 menjadi prediksi arus balik kedua, namun tidak akan terlalu padat seperti halnya H+3 kemarin jika dilihat dari jumlah kendaraan. Jadi hanya sekitar 220 ribu kndaraan yang blum kembali," ucapnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.