17 Capaian Wayan Koster Setahun Menjabat Gubernur Bali: Tingkat Kemiskinan dan Pengganguran Turun
Ngurah Adi Kusuma March 26, 2026 08:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Gubernur Bali, Wayan Koster membeberkan hasil capaiannya sebagai kepala daerah yang sudah berjalan lebih dari satu tahun ini.

Meskipun baru berjalan satu tahun, sudah banyak capaian yang berhasil diraih oleh Gubernur Bali dua periode ini.

Selain dari turunnya angka pengangguran di Bali, Wayan Koster menyebut sudah berhasil menaikan ekonomi.

Selain itu, bersama dengan Wakil Gubernur, Nyoman Giri Prasta, Wayan Koster juga berhasil menaikkan pendapatan perkapita di Bali.

Baca juga: 8 Rekomendasi HP Android Rp3 Jutaan 2026, Tak Cuma Mid-Level, Tapi Kualitas Hardware Bisa Diadu

Hal ini disampaikan Koster dalam Rapat Paripurna ke-28 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali, Rabu 25 Maret 2026.

Berikut capaian yang berhasil dicapai oleh Wayan Koster selama satu tahun menjabat sebagai Gubernur Bali periode kedua.

1. Indikator Makro Bali Membaik

Wayan Koster mengungkapkan bahwa indikator makro Bali menunjukkan hasil sangat baik berdasarkan data dari badan pusat statistik.

"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik per 5 Februari 2026, capaian indikator makro Bali menunjukkan hasil sangat baik,”

2. Pertumbuhan Ekonomi Meningkat 0,34 persen

Dalam data dari badan pusat statistik, pertumbuhan ekonomi meningkat sepanjang tahun ini.

“Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,82 persen, meningkat dari 5,48 persen tahun sebelumnya dan lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,11 persen ," jelas Koster. 

SOSOK - Gubernur Bali Wayan Koster, menanggapi pemanggilan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, terkait pengelolaan dana Pungutan Wisatawan Asing (PWA) Rp150 ribu. 
SOSOK - Gubernur Bali Wayan Koster, menanggapi pemanggilan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, terkait pengelolaan dana Pungutan Wisatawan Asing (PWA) Rp150 ribu.  (Tribun Bali/ISTIMEWA)

Baca juga: SENTIL Seluruh Kepala Dinas di Pemprov Bali, Gubernur Koster: Jangan Hanya Duduk di Meja Saja Dong!

3. Tingkat Kemiskinan Turun

Lebih lanjut ia juga mengatakan kemiskinan turun menjadi 3,42 persen. 

Hal ini menjadi catatn yang baik mengingat capaian ini adalah terendah secara nasional.

4. Tingkat Pengangguran Turun

Koster juga menjelaskan bahwa tingkat pengangguran turun menjadi 1,45 %.

Raihan ini juga merupakan yang terendah secara nasional. 

“Gini ratio membaik di angka 0,333. IPM meningkat menjadi 79,37, masuk 5 besar nasional,”

5. Usia Harapan Hidup Meningkat

Tingkat harapan hidup di Bali juga meningkat dari tahun lalu yang diungkapkan Koster meningkat menjadi 75,46 tahun. 

Baca juga: TABRAKAN di Simpang Tegal Besar Klungkung, Mobil Isuzu Sampai Terguling

Gubernur Bali, tanggapi pemanggilan sejumlah pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, terkait pengelolaan dana pungutan wisatawan asing (PWA) Rp150 ribu.Tanggapi Pemanggilan Tujuh Pejabat di Kejagung, Gubernur Bali Koster Sebut PWA Belum Optimal
Gubernur Bali, tanggapi pemanggilan sejumlah pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, terkait pengelolaan dana pungutan wisatawan asing (PWA) Rp150 ribu.Tanggapi Pemanggilan Tujuh Pejabat di Kejagung, Gubernur Bali Koster Sebut PWA Belum Optimal (Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari)

6. Meningkatkan Pencegahan Stunting 

Selain taraf hidup yang membaik, prevalensi stunting juga menunjukan peningkatan usai berhasil berada di 7,2 %.

Catatan ini merupakan salah satu yang terendah secara nasional bahkan Bali menjadi satu-satunya provinsi yang berada di bawah threshold 10 % .

7. Pendapatkan Perkapita Meningkat

Sementara itu, pendapatan per kapita masyarakat Bali meningkat menjadi Rp72,66 juta.

Meskipun sudah mengalami peningkatan, namun Wayan Koster tak memungkiri ini masih di bawah rata-rata nasional.

8. Terbitkan 10 Perda Strategis

Selama satu tahun, Koster mengungkapkan bahwa Pemprov Bali menerbitkan 10 Peraturan Daerah (Perda) strategis (2025–2026), termasuk perlindungan pantai, pengendalian alih fungsi lahan, dan hak penyandang disabilitas.

Enam Peraturan Gubernur (Pergub) strategis, seperti program satu keluarga satu sarjana dan jaminan sosial rohaniwan. 5 Instruksi Gubernur serta 7 Surat Edaran strategis, termasuk larangan alih fungsi lahan dan pengendalian sampah plastik.  

"Transformasi ekonomi difokuskan pada sektor pertanian, kelautan, industri, UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata,” ungkap Koster.

9. Pungutan Wisatawan Meningkat

Wayan Koster menyebut bahwa Pungutan wisatawan asing (PWA) selama setahun dia menjabat mengalami peningkatan yang signifikan.

“Di sektor pariwisata, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 2,46 juta orang. Pungutan wisatawan asing (PWA) menghasilkan Rp369 miliar, meningkat dari Rp318 miliar tahun sebelumnya," paparnya. 

10. Kendalikan Alih Fungsi Lahan

Di sektor pertanian dan perikanan, pemerintah mempercepat sistem pertanian organik, mengendalikan alih fungsi lahan, serta meningkatkan hilirisasi hasil perikanan.

Hal ini menjadi langkah awal yang baik bagi Bali mengingat alih fungsi lahan yang masif selama beberapa tahun kebelakang.

11. Arak Bali Tembus Pasar Internasional

Sementara di sektor industri, Arak Bali berhasil menembus pasar internasional dan tersedia di duty free Bandara Ngurah Rai.  

KOSTER - Gubernur Bali, Wayan Koster saat ditemui di agenda Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerjasama Pemenuhan Hak Administrasi Kependudukan bagi Anak Terlantar di Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa 24 Februari 2026. Ia memberikan keterangan terkait cuaca ekstrem yang terjadi di Bali beberapa hari terakhir.
KOSTER - Gubernur Bali, Wayan Koster saat ditemui di agenda Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerjasama Pemenuhan Hak Administrasi Kependudukan bagi Anak Terlantar di Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa 24 Februari 2026. Ia memberikan keterangan terkait cuaca ekstrem yang terjadi di Bali beberapa hari terakhir. (Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari)

12. Percepat Pembangunan Infrastruktur

Dibawah kepemimpinan Koster, pembangunan infrastruktur terus dipercepat, antara lain Shortcut Singaraja–Mengwitani (target selesai 2027), underpass Jimbaran, Jembatan Nusa Ceningan–Lembongan, dan Embung Unda.

Pembangunan Turyapada Tower ditargetkan selesai 2026 dan beroperasi 2027 sebagai pusat teknologi dan ekonomi baru di Bali Utara.  

13. Reaktivasi Bus Trans Metro Dewata

Wayan Koster juga telah mengaktifkan kembali transportasi publik dengan total anggaran infrastruktur mencapai ratusan miliar rupiah dari APBN dan APBD.  

14. Pengolahan Sampah di Bali

Pemprov Bali juga fokus pada lingkungan dan energi penutupan total TPA Suwung ditargetkan 1 Agustus 2026.

Pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) kapasitas 1.200 ton/hari.

Pengembangan PLTS atap hingga 250 MW. Penggunaan kendaraan listrik meningkat, dengan Bali peringkat kedua nasional.

15. Penerapan Sistem Sipandu Beradat

Di bidang keamanan, sistem Sipandu Beradat diperkuat dengan melibatkan pecalang serta sinergi TNI–Polri.  

16. Mendukung Program Pemerintah Pusat

Pemprov Bali juga mendukung program prioritas Presiden, antara lain Program 3 juta rumah (total ribuan unit dibangun lintas sumber pendanaan).

Program Makan Bergizi Gratis dengan capaian 63 % penerima manfaat. Pembangunan Sekolah Rakyat di Karangasem dan Tabanan.

17. Raihan Penghargaan

Selama periode ini, Bali meraih berbagai penghargaan, di antaranya Opini WTP 12 kali berturut-turut. Nilai SAKIP BB (79,9).

Reformasi Birokrasi A- (92,05). Innovative Government Award 2025. Provinsi Layak Anak 2025. Dan berbagai penghargaan nasional dan internasional lainnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.