Pria Tergeletak di Pinggir Jalan Sengeti hingga Tengkorak di Tepi Laut Sadu
Mareza Sutan AJ March 26, 2026 08:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -- Warga RT 16, Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria pada Kamis (26/3/2026) pagi.

Jasad tersebut ditemukan tergeletak di semak-semak di pinggir jalan lintas, sehingga menarik perhatian warga dan pengendara yang melintas.

Penemuan mayat itu pertama kali diketahui warga sekitar pukul 08.00 WIB.

Informasi kemudian cepat menyebar melalui media sosial, disertai video amatir yang memperlihatkan korban mengenakan kaus biru dan celana putih dalam posisi telentang di antara semak belukar.

Kapolres Muaro Jambi melalui Kapolsek Sekernan, AKP Taroni Zebua, membenarkan adanya penemuan tersebut.

Ia menyebut, polisi langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

"Benar, ada penemuan mayat. Saat ini tim sudah melakukan olah TKP dan lokasi telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan," ujar Taroni.

Ia menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab kematian serta mengidentifikasi korban.

Usai olah tempat kejadian perkara (TKP), jasad langsung dievakuasi ke RSUD Bhayangkara Jambi.

"Kami melakukan pengamanan sekaligus pengawalan evakuasi jenazah ke RSUD Bhayangkara untuk proses identifikasi dan visum oleh tim medis. Laporan lengkap akan disampaikan kemudian," katanya.

Hingga Kamis sore, polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi sambil menunggu hasil resmi dari pihak berwenang.

Kerangka Manusia di Tanjabtim

Sebelumnya, warga Desa Sungai Sayang, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, juga dihebohkan dengan penemuan kerangka manusia di kawasan pesisir pantai pada Rabu (25/3/2026).

Kerangka tersebut pertama kali ditemukan oleh Ambo Senang (29), seorang warga setempat.

Saat itu, ia tengah mencari kepiting di sekitar pantai sejak pukul 13.00 WIB.

Sekitar pukul 15.30 WIB, saksi mencium bau menyengat yang mencurigakan di sekitar tepi laut Desa Sungai Sayang.

Ia kemudian menelusuri sumber bau tersebut dan menemukan kerangka manusia di lokasi.

Setelah itu, saksi pulang dan melaporkan temuannya kepada Kepala Dusun I Desa Sungai Sayang, Ambo Angke (49).

Laporan tersebut kemudian diteruskan ke pihak kepolisian sekitar pukul 18.00 WIB.

Kapolsek Sadu, Iptu Erwin Susanto membenarkan penemuan tersebut.

“Benar, ditemukan kerangka manusia. Saat ditemukan masih mengenakan satu helai baju lengan panjang berwarna abu-abu dengan bagian lengan ungu,” ujarnya.

Ia menyebut, hingga saat ini identitas korban belum diketahui.

Bahkan, jenis kelamin korban juga belum dapat dipastikan karena kondisi jasad yang sudah berupa kerangka.

“Hingga kini belum ada laporan warga yang kehilangan anggota keluarga di wilayah Sungai Sayang maupun Kecamatan Sadu,” tambahnya.

Namun, Sekretaris Desa Sungai Sayang, Firdaus, menduga identitas korban sementara diduga merupakan seorang nelayan asal Bangka.

“Identitas sementara diduga nelayan dari Bangka, masih dalam proses pencocokan dengan pihak keluarga,” ujarnya.

Setelah ditemukan, tengkorak tersebut langsung dievakuasi oleh pihak kepolisian ke Polsek Sadu untuk penanganan awal.

Kapolsek bersama jajaran turut berada di lokasi saat proses evakuasi.

Selanjutnya, tengkorak dibawa ke wilayah Sungai Lokan, Kecamatan Sadu, dan direncanakan akan dilakukan visum di fasilitas kesehatan setempat.

Lokasi penemuan berada di pesisir pantai yang berjarak sekitar dua kilometer dari permukiman warga.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.

(Tribunjambi.com/Muzakkir, Rifani Halim)

 

Baca juga: Pemulihan Wakor KontraS Andrie Yunus akibat Air Keras Butuh Waktu 2 Tahun

Baca juga: MAKI Dorong DPR Bentuk Panitia Kerja buat Kaji Pengalihan Tahanan Gus Yaqut

Baca juga: Daftar Lima Desa Baru di Muaro Jambi jika Jadi Pemekaran

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.