Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
Tribungayo.com, KUTACANE - Pasca Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, harga komoditi kakao kering ditingkat petani di Kabupaten Aceh Tenggara stabil, Kamis (26/3/2026).
Baca juga: Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Turun Rp 2.000/Kg
Berdasarkan data yang dihimpun TribunGayo.com, harga kakao saat ini masih berada di angka Rp37.000 per kilogram (Kg).
Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang tauke (Pengepul) hasil bumi di Aceh Tenggara, Sabri alias Win kepada TribunGayo.com, Kamis (26/3/2026).
"Sudah tiga hari ini harga kakao kering ditingkat petani stabil yakni Rp37.000 per kilogram," ujarnya.
Menurutnya, penyebab harga komoditi kakao stabil di tingkat petani di Aceh Tenggara, karena di pasaran Sumatera Utara (Medan) harga kakao tak bergerak.
Sementara itu, salah seorang petani di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Wasmar juga mengatakan harga kakao stabil di pasaran pasca Lebaran Idul Fitri.
Harga kakao di prediksi akan merangkak naik pada awal April 2026 mendatang.
"Kita berharap harga kakao bisa di level Rp100 ribu per kilogram, karena beberapa tahun yang lalu harga kakao pernah melambung tinggi di level Rp170.000 per kilogram," ungkap Wasmar.
Baca juga: Harga Kakao di Aceh Tenggara Hari Ini 22 Maret 2026 Stabil Rp39.000/Kg
Hal senada juga disampaikan Asbi dan petani lainnya.
Mereka menilai kakao merupakan komoditas andalan yang menopang perekonomian masyarakat Aceh Tenggara.
Sebagian besar masyarakat di daerah tersebut, sekitar 86 persen, bekerja di sektor pertanian dalam arti luas.
Oleh karena itu, mereka berharap adanya investor yang dapat berinvestasi di Aceh Tenggara guna mendorong peningkatan harga kakao di pasaran.
Berikut rincian harga kakao di Aceh Tenggara per hari ini, Kamis (26/3/2926):
Baca juga: Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Hari Ini 19 Maret 2026 Turun Rp2.000 per Kilogram