TRIBUNBANTEN.COM - Lonjakan penumpang terjadi di Bandara Soekarno-Hatta pada lima hari setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi mengatakan, 98.729 penumpang tiba di Bandara Soekarno-Hatta.
Penumpang yang melakukan penerbangan domestik dan internasional mencapai 176.517 orang.
"Dari jumlah tersebut jumlah penumpang yang berangkat hari ini lebih sedikit yakni sebanyak 77.788 orang," ujar Heru kepada awak media, Kamis (26/3/2026).
Baca juga: Aksi Pencurian di Tangerang Terekam CCTV, Pelaku Gasak Perhiasan Senilai Rp100 Juta
Ratusan ribu pergerakan penumpang di bandar udara yang terletak di Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten itu merupakan gabungan tiga terminal yaitu terminal 1, terminal 2 dan terminal 3.
Adapun pergerakan penumpang paling banyak tiba dan berangkat berada pada terminal 2 dengan jumlah 65.809 penumpang.
Sedangkan terminal 1 menjadi terminal yang paling sedikit memberangkatkan ataupun menjadi tempat kedatangan penumpang sebanyak 46.706 orang.
"Untuk terminal 3 jumlah pergerakan penumpang pada hari ini sebanyak 63.702 orang dan mayoritas adalah ketibaan," paparnya.
Sementara itu untuk jumlah pergerakan pesawat sepanjang hari ini mencapai 1.144 dengan rincian 568 pesawat melayani penumpang yang akan berangkat dan 576 pesawat tiba di Bandara Soekarno-Hatta.
"Pergerakan pesawat paling tinggi juga ada di terminal 2 dengan jumlah 445 penerbangan, lalu 394 penerbangan di terminal 3, diikuti 287 penerbangan di terminal 1 dan 18 pesawat mengangkut kargo," sambungnya.
Menurut dia, jumlah pergerakan penumpang yang menaiki pesawat penerbangan pada angkutan lebaran kali ini mengalami peningkatan 2,22 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Sejumlah faktor diperkirakan turut mempengaruhi tingginya aktivitas masyarakat melakukan perjalanan dengan moda transportasi udara tersebut.
"Mulai dari libur sekolah yang bertepatan sebelum hari Lebaran 2026, meningkatnya jumlah destinasi wisata di sejumlah daerah, hingga situasi perekonomian masyarakat yang terus meningkat," ungkapnya.
Lebih lanjut Kepala Otoritas Bandara Wilayah I, Putu Eka Cahyadhi menjelaskan, sebanyak 15.000 personel gabungan TNI-Polri, Aviation Security(Avsec), Badan Timsar Nasional atau Basarnas, Airnav, Otoritas Bandara (Otban) dikerahkan untuk mengamankan Bandara Soekarno-Hatta selama arus mudik Lebaran 2026.
Nantinya dalam setiap shift operasional terdapat 2.197 personel bertugas memastikan aktivitas, layanan dan teknis di bandara terbesar se-Indonesia itu dapat berjalan lancar.
"Penebalan petugas pasti kami lakukan demi memastikan layanan berjalan lancar termasuk fungsi pengawasan dari Kementerian Perhubungan dalam hal pergerakan pesawat," kata dia.
Dalam memastikan keselamatan penerbangan, kolaborasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), AirNav Indonesia, Angkasa Pura Indonesia terus dilakukan secara berkala.
Selain itu koordinasi antara stasiun operator penerbangan dan Aiport Operation Control Centre (AOCC) lebih intensif dilakukan demi mengantisipasi keterlambatan pesawat, ketersediaan kru maupun menyampaikan informasi kepada penumpang sesegera mungkin apabila terjadi keterlambatan atau pembatalan penerbangan agar tidak terjadi penumpukan penumpang di bandara.
Kemudian dari sisi kesiapan infrastruktur sisi udara (airside), Bandara Soekarno-Hatta memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi optimal meliputi 3 runway, 175 parking stand, serta 115 aviobridge yang siap mendukung kelancaran pergerakan pesawat.
Dari sisi keamanan dan keselamatan penerbangan, bandara tersibuk di Tanah Air tersebut juga melakukan pemeriksaan kendaraan secara acak (random check) di area terminal guna memastikan seluruh aktivitas operasional berlangsung secara aman dan terkendali.
"Beragam persiapan menyeluruh mulai dari aspek operasional, kesiapan infrastruktur, fasilitas layanan penumpang telah dilakukan selama angkutan lebaran tahun ini," jelasnya.