Truk Pengangkut Gas 3 Kg Meledak Hebat, Kondisi Sopir dan Kernet Jadi Sorotan
Noval Andriansyah March 27, 2026 12:19 AM

Tribunlampung.co.id, Sukabumi - Truk pengangkut gas melon LPG 3 kilogram meledak hebat di Jalan Raya Nasional III Palabuhanratu - Cibadak, tepatnya di Citarik, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Insiden yang mengegerkan warga sekitar itu terjadi pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 17.11 WIB.

Lantas, bagaimana kondisi sopir dan kernet truk pengangkut gas LPG 3 kg tersebut?

Dikutip Tribunlampung.co.id dari TribunJabar.id, Kabid Pemadam Damkar Kabupaten Sukabumi, Erwin Adam Ridwan, memastikan kondisi sopir dan kernet selamat.

Namun, Erwin belum mengantongi identitas sopir dan kernet truk pengangkut gas melon tersebut.

Baca juga: Detik-detik Mesin Pengering Ompreng di Dapur SPPG Meledak, Pekerja Berhamburan

"Sopir alhamdulillah selamat, cuma nanti kita panggil untuk dimintai keterangan, kenapa tidak terkontrol barang muatan ini," ujar Erwin di TKP.

Erwin menjelaskan, pihaknya mendapatkan laporan kejadian kebakaran tersebut sekitar pukul 17.11 WIB, Kamis (26/3/2026).

Api begitu cepat meludeskan truk dan gas melon yang diangkut, kobaran api pun terlihat membumbung tinggi.

"Tadi kita dapat laporan jam 17.11. Kita langsung meluncur ke TKP sekitar 10 menit kemudian," ujar Erwin kepada Tribunjabar.id di lokasi.

Erwin mengungkapkan, pihaknya sempat kesulitan memadamkan api menggunakan air.

Alhasil api dipadamkan menggunakan liqud atau bom pemadam api (fire extinguisher bomb).

"Kita mencoba untuk memadamkan api, ternyata memang kami pake liquid sejenis bom karena memang yang terbakar adalah gas mengandung minyak," ucap Erwin.

Di lokasi terlihat truk hanya menyisakan rangka dan ratusan tabung gas melon yang diangkut gosong terbakar.

Pantauan Tribunjabar.id, akibat kejadian ini lalu lintas tersendat, polisi pun melakukan pengaturan arus lalu lintas.

Arus Lalu Lintas Tersendat

Arus lalu lintas menjadi tersendat akibat kejadian truk pengangkut gas melon LPG 3 kilo gram terbakar di Jalan Raya Nasional III, Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (26/3/2026).

Kanit Regident Satlantas Polres Sukabumi, IPDA Hari. F, mengatakan, pihaknya mengerahkan 15 personil untuk melakukan penguraian arus lalu lintas.

Kepadatan arus lalu lintas terjadi dari arah Palabuhanratu menuju Sukabumi.

Hari menyebutkan, antrean kendaraan sampai ke Simpang Batusapi dari lokasi lokasi truk terbakar. Dilihat dari maps mencapai sekitar 3,4 kilo meter (KM).

"Dari arah Palabuhanratu sampai ke Batusapi, tapi cuman sebentar, karena memang petugas melakukan rekayasa arus dari arah Palabuhanratu menuju Sukabumi melalui Cikidang," ujar Hari kepada Tribunjabar.id di lokasi.

Pantauan Tribunjabar.id. arus lalu lintas dampak kejadian kebakaran truk pengangkut gas melon masih tersendat namun kendaraan masih bisa melaju dengan kecepatan sedang atau sekitar 20-30 kilometer perjam.

Petugas kepoliasan pun masih terus melakukan pengamanan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.

"Dapat kita lihat mulai mengalir dan anggota pun masih melaksanakan pengaturan. Kemudian untuk yang dari Palabuhanratu menuju Sukabumi tadi sempat kita arahkan melalui Cikidang untuk mengurangi beban di TKP."

"Untuk wisatawan sudah mulai berkurang, ini mungkin hanya masyarakat lokal karena kan ini akses utama. Jadi ada kepadatan dikarenakan pas kejadian kebakaran pas jam sibuk," tutur Hari.

Evakuasi Bangkai Truk

Polisi telah mengevakuasi truk pengangkut gas LPG 3 kilo gram yang terbakar hebat di Jalan Raya Nasional III tepatnya di Kampung Cibarengkok, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (26/3/2026).

Pantauan Tribun Jabar, truk diangkut menggunakan mobil derek unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi.

Setelah mengevakuasi truk untuk dibawa ke Unit Gakkum, polisi terlihat menyingkirkan material sisa kebakaran truk tersebut.

Ada yang menyapu jalan hingga mengangkat material lain yang berserakan akibat kebakaran tersebut.

Terlihat, material kaca mendominasi di lokasi kejadian, polisi pun menyapu material tersebut agar tidak membahayakan pengendara.

Pasca kejadian, arus lalu lintas yang sempat tersendat kembali normal.

Hingga evakuasi selesai dilakukan, polisi terus melakukan penguraian arus lalu lintas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.