Cerita Kepala Bappisus Soal Prabowo Sering Nangis Lihat Warga Susah: Buat MBG dan Sekolah Rakyat
Pipit Maulidya March 27, 2026 12:32 AM

 

SURYA.CO.ID - Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, mengungkap sisi humanis Presiden RI Prabowo Subianto.

Menurut Aris, kebijakan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Sekolah Rakyat lahir dari empati mendalam Prabowo terhadap rakyat kecil.

Aris yang merupakan kawan lama sekaligus mantan perwira TNI ini menyebut bahwa Prabowo adalah sosok pemimpin yang memimpin dengan hati.

Dia sering mendapati sang Presiden merasa prihatin hingga mata berkaca-kaca saat melihat kondisi warga yang hidup kesusahan.

Baca juga: Kejadian Pilu Pemuda Tewas Kecelakaan Karena Menghindari Kejaran Polisi, Keluarga Tunggu Keadilan

Di Balik Kebijakan MBG dan Sekolah Rakyat

DIGITALISASI PENDIDIKAN - Peserta didik di Sekolah Rakyat Terintegrasi 8, di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggunakan laptop saat belajar pada Jumat (9/1/2026). Perangkat laptop telah disesuaikan kebutuhan pendidikan dan dilengkapi identitas masing-masing siswa. Digitalisasi pendidikan terwujud, setelah lembaga tersebut menerima bantuan sarana pendidikan berupa laptop dan smartboard dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI).
DIGITALISASI PENDIDIKAN - Peserta didik di Sekolah Rakyat Terintegrasi 8, di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggunakan laptop saat belajar pada Jumat (9/1/2026). Perangkat laptop telah disesuaikan kebutuhan pendidikan dan dilengkapi identitas masing-masing siswa. Digitalisasi pendidikan terwujud, setelah lembaga tersebut menerima bantuan sarana pendidikan berupa laptop dan smartboard dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). (Istimewa/Dokumentasi Andik Minarto/Anggit Puji Widodo)

Aris mengklaim, Prabowo selalu tersentuh dan ingin meninggalkan warisan (legacy) yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin di Indonesia.

Hal ini tercermin dari fokus APBN yang kini diarahkan untuk mendukung kesejahteraan rakyat di berbagai sektor.

"Keputusan itu dari hati kepedulian. Nah, pemimpin itu kan harus memimpin dengan hati, tidak hanya dengan pikiran saja ya," tutur Aris dikutip dari tayangan Dialog Spesial Aiman di kanal YouTube Official iNews, Selasa (24/3/2026).

Aris menambahkan bahwa di usianya yang ke-75 tahun, keinginan terbesar Prabowo hanyalah melihat rakyatnya hidup layak.

"Nah, ini saya sampaikan ke beliau. Oleh karena itu, beliau sering menyampaikan, 'Sampai detik ini usiaku sudah 75 tahun, saya kepengin suatu saat meninggalkan dunia ini dengan tersenyum melihat rakyat kecil bahagia, melihat program-program pemerintah jalan.'"

Beberapa program andalan yang kini menjadi prioritas pemerintah meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, Desa Nelayan, hingga cek kesehatan gratis.

Khusus untuk Sekolah Rakyat, Aris menekankan bahwa program ini dirancang agar anak-anak dari keluarga paling miskin sekalipun tetap bisa meraih masa depan tanpa kendala biaya.

"Gimana orang yang enggak punya penghasilan, orang miskin semiskin apa pun [bisa masuk] sekolah rakyat, boarding school sudah. Jadi, sekarang orang miskin enggak usah khawatir sekolahin anaknya, anaknya bisa jadi 'orang' tanpa keluar biaya. Dua hal itu yang ingin disasar oleh Pak Prabowo," jelas Aris.

Dukungan Masyarakat

Aris menyadari bahwa pelaksanaan program besar seperti MBG tidak luput dari kendala teknis.

Namun, ia meminta masyarakat untuk saling mendukung dan memberikan masukan yang membangun, alih-alih mencoba menjatuhkan kebijakan tersebut.

"Ada kesulitan pasti, yes. Sana-sini kesulitan, yes. Contoh MBG, kemarin disuspend, ditutup. Ayo kita perbaikin sertifikasi bahkan segala macam itu, ada kekurangan di sini di situ, oke. Tapi, bukan perselisihan, saling menjatuhkan, dendam, kepengin menghancurkan," tegasnya.

Ia pun mengajak rakyat untuk bersyukur memiliki pemimpin yang telah "mewakafkan diri" untuk bangsa.

"Mewakafkan dirinya untuk bangsa dan negara. Beliau sudah enggak butuh lagi kehidupan dunia. Beliau sudah sampaikan berkali-kali gitu loh. Nah, sekarang kita punya pemimpin kayak begini harusnya bersyukur, kita support."

Prabowo: MBG Adalah Investasi SDM

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dihentikan atau dipotong anggarannya meskipun terjadi gejolak di Timur Tengah.

Prabowo lebih memilih memangkas pos anggaran lain daripada membiarkan rakyatnya kelaparan atau terkena stunting.

​"Saya akan bertahan sedapat mungkin (untuk menjalankan program MBG). Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan," tegas Prabowo di Hambalang, Sabtu (21/3/2026).

​Prabowo juga menceritakan kenyataan pahit yang ia temui di lapangan sebagai alasan kuat menjalankan MBG.

​"Saya lihat ketika kampanye (pilpres) sekian kali, di desa-desa anak umur 11 tahun, badannya anak empat tahun. Saya yakin di jalan yang benar. Uang kita ada. Saya pertaruhkan kepemimpinan saya," tambahnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.