Arus Balik GT Kalikangkung Masih Tinggi, 12 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta
M Syofri Kurniawan March 27, 2026 05:54 AM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Volume kendaraan yang melintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Kota Semarang, terpantau masih tinggi, pada Kamis (26/3/2026).

Arus balik menuju arah Jakarta tercatat tetap ramai meski periode utama mudik telah terlewati. 

Kepala Pos Pengamanan (Pospam) GT Kalikangkung Semarang, AKP Dimas Arief Wicaksono mengatakan, pergerakan kendaraan ke arah barat menunjukkan angka yang signifikan sejak pagi hari.

Berdasarkan data per jam, kepadatan arus lalu lintas terus mengalami fluktuasi di angka ribuan unit. 

"Pukul 09.00-10.00 WIB ada 3.309 kendaraan dan 10.00-11.00 WIB ada ada 3.552 kendaraan ke arah Jakarta," kata Dimas, Kamis (26/3). 

Hingga saat ini, petugas keamanan masih bersiaga di lokasi untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Walaupun Operasi Ketupat Candi 2026 Polda Jawa Tengah secara resmi telah ditutup, pengawasan di titik krusial seperti GT Kalikangkung tetap diperpanjang. 

Data kumulatif menunjukkan arus kendaraan yang keluar dari Jawa Tengah menuju Jakarta mencapai angka belasan ribu dalam setengah hari.

Petugas di lapangan terus melakukan pengaturan guna mencegah terjadinya antrean panjang di gerbang tol. 

"Pagi sampai siang ada 12.395 kendaraan arah Jakarta," ujarnya. 

Sebanyak empat rest area di ruas Tol Batang–Semarang telah disiapkan untuk menunjang kenyamanan pemudik selama periode arus balik Lebaran 2026.

Namun, pengguna jalan diimbau untuk tidak berlama-lama dan membatasi waktu istirahat maksimal 30 menit. 

Pembatasan waktu

Direktur Utama PT Jasa Marga Semarang Batang, Nasrullah mengatakan, pembatasan waktu tersebut bertujuan untuk menghindari penumpukan kendaraan di area istirahat saat volume lalu lintas meningkat tajam.

Keempat titik tersebut yakni Rest Area KM 360 B, KM 379 A, KM 389 B, dan KM 391 A. 

“Di ruas tol Batang-Semarang ada 4 rest area yang dapat dimanfaatkan oleh pemudik,” ujar Nasrullah. 

Dia menambahkan, seluruh fasilitas pendukung di rest area tersebut telah disiapkan secara optimal.

Ia berharap, para pemudik dapat menggunakan fasilitas tersebut secara bijak agar tidak mengganggu sirkulasi kendaraan lainnya. 

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan, pihaknya tetap mengantisipasi lonjakan kendaraan, termasuk potensi gelombang kedua arus balik.

“Operasi Ketupat sudah ditutup, namun kegiatan rutin yang ditingkatkan tetap berjalan,” kata Agus. 

“Anggota masih berada di lapangan untuk mengantisipasi arus balik, termasuk arus balik kedua,” imbuhnya.

Polisi juga tetap menerapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas, mulai dari sistem one way hingga contraflow di sejumlah ruas Tol Trans Jawa guna mengurai kepadatan kendaraan.  

“Dengan manajemen rekayasa lalu lintas yang terukur, arus mudik dan arus balik dapat dikelola dengan baik meskipun volumenya tinggi,” jelas dia. 

Perjalanan KA

Sementara itu, selama masa Angkutan Lebaran pada 11-26 Maret 2026, KAI Daop 4 Semarang telah melayani 1.665 perjalanan kereta api dengan berbagai tujuan, baik untuk kereta keberangkatan awal maupun kereta yang melintas di wilayah Daop 4 Semarang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menuturkan, jumlah penumpang kereta di wilayah Daop 4 Semarang pada Lebaran 2026 mengalami peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya, yakni 895.416 penumpang, terdiri atas 429.940 penumpang naik dan 465.476 penumpang turun. 

“Okupansi penumpang juga meningkat sebesar 15 persen dibandingkan periode yang sama pada Angkutan Lebaran tahun lalu, menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap layanan kereta api yang semakin andal,” ujar Luqman, Kamis (26/3/2026). 

Dia juga menuturkan, selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan 542 kereta. Jumlah ini meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 539 kereta.

“Dengan peningkatan jumlah perjalanan, kapasitas tempat duduk yang disediakan juga naik. Pada tahun ini, total kapasitas mencapai 308.148 tempat duduk, meningkat 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 297.994 tempat duduk,” imbuhnya. 

Dia juga menambahkan, Kamis kemarin, 59.694 penumpang telah dilayani dari berbagai stasiun di wilayah Daop 4 Semarang, terdiri atas 30.987 penumpang naik dan 28.707 penumpang turun. (Reza Gustav/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.