TRIBUNJABAR.ID - Harga emas hari ini, Jumat (27/3/2026), terpantau mengalami penurunan.
Emas adalah instrumen safe-haven atau aset aman yang berfungsi sebagai alat penjaga nilai kekayaan dari inflasi.
Harga emas tidaklah tetap, melainkan berfluktuasi atau bergerak naik-turun yang ditentukan oleh berbagai faktor.
Beberapa faktor penentu harga emas di antaranya kebijakan ekonomi, kondisi geopolitik, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS), hingga permintaan di pasar.
Pada awal tahun ini, harga emas sempat menyentuh rekor terbaru Rp3 juta per gram. Tetapi, dalam beberapa pekan terakhir, harga emas terus mengalami penurunan.
Dilansir dari laman resmi Pegadaian, Jumat pagi, harga emas mengalami penurunan dalam fluktuasi harian.
Harga emas Galeri 24 gramasi 1 gram mengalami penurunan sebesar Rp22.000 dari Rp2.849.000 menjadi Rp2.827.000.
Kemudian, harga emas UBS untuk gramasi yang sama mengalami penurunan sebesar Rp21.000 dari Rp2.862.000 menjadi Rp2.841.000.
Baca juga: Pegadaian Selalu Hadir Dampingi Nasabah, Ajak Kelola THR Lebih Bijak lewat Investasi Emas
Sementara, harga emas Antam terpantau masih berada di angka Rp2.950.000 untuk ukuran yang sama.
Berikut daftar harga emas hari ini, Jumat, 27 Maret 2026 pagi, selengkapnya, dilansir dari laman resmi Pegadaian:
Harga emas Galeri 24
Harga emas Antam
Harga emas UBS
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat biasanya menerima Tunjangan Hari Raya (THR) yang kerap langsung habis untuk kebutuhan Lebaran.
Dalam hal ini, PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk mulai mengelola THR secara lebih bijak, salah satunya dengan berinvestasi emas.
Deputi Bisnis Pegadaian Area Bandung 2 Leonard Agustinus H. Simanjutak, mengatakan momen Lebaran seharusnya tidak hanya menjadi waktu untuk berbelanja, tetapi juga kesempatan untuk mulai menata keuangan.
“THR yang didapatkan sekali setahun itu jangan dihabiskan pada saat momen Lebaran. Ada baiknya disisihkan sebagian untuk berinvestasi,” ujarnya, kepada TribunJabar.id, Jumat (13/3/2026).
Satu di antara cara investasi emas ini dengan membuka tabungan emas melalui aplikasi digital Pegadaian.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat menabung emas secara bertahap sesuai kemampuan.
“Caranya cukup mudah, masyarakat bisa membuka tabungan emas di aplikasi Tring, kemudian melakukan top up secara berkala,” katanya.
Selain tabungan emas, Pegadaian juga menyediakan fasilitas cicilan emas dengan uang muka yang relatif ringan.
Dengan skema tersebut, masyarakat sudah dapat memiliki emas dengan pembayaran bertahap.
Nasabah dapat memberikan uang muka 15 persen, lalu menyesuaikan besaran cicilan emas sesuai tenor yang dipilih.
Baca juga: Semangat Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Konsisten Hadir untuk Masyarakat Tasikmalaya
Menurut Deputi Bisnis Pegadaian tersebut, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang relatif aman.
Meski sering terjadi penurunan, nilainya cenderung meningkat dari tahun ke tahun dan mudah dicairkan ketika dibutuhkan.
(Tribunjabar.id/Rheina/Nappisah)