Mulai dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Timur masih memeriksa Aipda RD, anggota Satlantas Polres Pacitan, terkait insiden tewasnya seorang pemotor usai menabrak tiang listrik di Pacitan.
Selanjutnya seorang pemilik toko kelontong di Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, menjadi korban dugaan penipuan bermodus gendam yang dilakukan pria diduga Warga Negara Asing (WNA).
Terakhir sebuah mobil Honda Civic menghantam truk Fuso di Jalan Raya Juanda, Kamis (26/2/2026) dinihari.
Berikut selengkapnya:
Baca juga: Jatim Terpopuler: Pemuda Tabrak Tiang saat Kejar-kejaran Sama Polisi hingga ASN Jatim WFH Tiap Rabu
Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Timur masih memeriksa Aipda RD, anggota Satlantas Polres Pacitan, terkait insiden tewasnya seorang pemotor di kawasan permukiman Dusun Pager, Desa Arjowinangun, Pacitan pada Rabu (25/3/2026) siang.
Pemotor korban Diva Tri menabrak tiang listrik dan tangga rumah warga di gang permukiman yang sempit kawasan Dusun Pager, Desa Arjowinangun, Pacitan, Jatim.
Benturan akibat kecelakaan tunggal itu, diduga menyebabkan korban mengalami luka parah pada bagian tubuh atas; dada hingga kepala, hingga meninggal dunia di lokasi.
Pemotor korban Diva Tri diduga menggeber kencang motornya karena merasa panik dikejar-kejar oleh anggota Polisi; Aipda RD yang mengendarai motor dinas Patroli.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pihak Bidang Propam Polda Jatim masih melakukan pemeriksaan terhadap Aipda RD di Mapolda Jatim.
Proses pemeriksaan tersebut berlangsung sejak hari kejadian pada Rabu (25/3/2026) kemarin, hingga hari ini, yakni Kamis (26/3/2026).
BACA SELENGKAPNYA >>>
Baca juga: Jatim Terpopuler: Pasutri Berkomplot Curi Motor di 9 TKP hingga Razia Pendatang usai Lebaran
Seorang pemilik toko kelontong di Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, menjadi korban dugaan penipuan bermodus gendam yang dilakukan pria diduga Warga Negara Asing (WNA).
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp13,5 juta.
Korban, Istiqomah (51) menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 12.10 WIB, saat dirinya bersiap menunaikan salat dhuhur berjamaah di masjid.
Kala itu, seorang pria bule datang ke toko miliknya dengan tujuan membeli air mineral.
Pelaku mengambil sendiri barang dari etalase sebelum melakukan pembayaran.
"Dia mengambil air mineral di etalase. Saya bilang harganya lima ribu rupiah, orangnya mengangguk lalu memberikan sejumlah uang," ujar Istiqomah, Minggu (15/3/2026).
Di tangan pelaku terdapat beberapa pecahan uang, yakni Rp100 ribu, Rp50 ribu, dan Rp5 ribu.
Karena harga air mineral Rp5 ribu, korban mengambil pecahan tersebut sebagai pembayaran.
"Saya ambil yang lima ribu, lalu saya bilang terima kasih," katanya.
Namun setelah transaksi selesai, pelaku tidak segera meninggalkan toko.
Ia justru meminta menukarkan uang dengan menunjukkan dua lembar pecahan Rp50 ribu untuk ditukar menjadi satu lembar Rp100 ribu.
Saat korban membuka laci kasir yang berisi uang tunai sekitar Rp30 juta dari usaha toko sekaligus layanan agen penarikan uang, situasi tiba-tiba berubah.
Pelaku mendekat dan mencoba memilih uang sendiri di dalam laci.
BACA SELENGKAPNYA >>>
Baca juga: Jatim Terpopuler: Sanksi ASN yang Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Hingga Komplotan Maling Dihajar
Sebuah mobil Honda Civic menghantam truk Fuso di Jalan Raya Juanda, Kamis (26/2/2026) dinihari.
Pengemudi mobil warna merah bernopol L 1809 BAI itu meninggal dunia dalam peristiwa ini.
Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 03.09 WIB di jalur putar balik depan kantor BPJS Desa Sedati Agung, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.
Kecelakaan bermula saat mobil melaju dari arah barat. Sesampai di lokasi, mobil sedan itu menghantam truk dari belakang.
Akibat benturan keras, bagian atap mobil sampai lepas. Pengemudinya, Fajar Pradita Tucuán (40), warga Surabaya meninggal dunia.
“Peristiwa kecelakaan itu terjadi pagi hari tadi. Begitu menerima laporan kami mendatangi lokasi, mengevakuasi korban, melakukan olah TKP, dan mengamankan barang bukti,” ujar Kapolsek Sedati Iptu Masyita Dian Sugianto.
Saat kejadian, sebuah truk Fuso bernopol W 8910 UR yang dikemudikan Gomer Gilla (31), diketahui hendak putar balik.
Diduga karena mobil melaju dengan kecepatan tinggi, Honda Civic langsung menghantam bagian belakang kanan truk.
Benturan keras membuat kondisi mobil sedan hancur parah.
Atap kendaraan terlepas dan mobil terguling hingga sekitar 50 meter ke jalur lambat sisi utara.
BACA SELENGKAPNYA >>>