Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Arus lalu lintas di Jalur Puncak Bogor masih ramai oleh kendaraan meskipun libur lebaran telah berakhir.
Hal itu dikarenakan masih adanya liburan sekolah serta pemberlakukan kebijakan work from anywhere (WFA).
Terpantau kendaraan wisatawan dan pemudik yang melakukan arus balik masih terus melintasi jalur Puncak Bogor hingga sepekan setelah lebaran.
Setiap harinya tercatat puluhan ribu kendaraan melintasi Jalur Puncak Bogor yang mana jumlah tersebut di atas kondisi normal.
Untuk mengantisipasi kepadatan akibat lonjakan volume jumlah kendaraan, Jalur Puncak Bogor tetap akan diberlakukan rekayasa lalu lintas hingga akhir pekan ini.
Hal itu diungkap oleh KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto yang menyebut rekayasa lalu lintas bakal diterapkan hingga 29 Maret 2026.
Ia mengatakan, rekayasa lalu lintas yang diterapkan yakni sistem satu arah atau one way yang diberlakukan secara situasional.
"Masih kita berlakukan rekayasa nanti untuk one way baik pagi itu one way naik maupun siang one way turun," ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Di samping itu, pihaknya juga tetap menyiagakan personel hingga akhir pekan ini untuk mengatur lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan.
Menurutnya langkah tersebut merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) setelah operasi Ketupat Lodaya 2026 berakhir.
"Untuk sampai dengan hari Minggu nanti kita akan tetap persiapkan baik personil maupun rekayasa karena untuk personil sendiri itu masih sama dengan pada saat diberlakukan operasi ketupat," katanya.