Iran Izinkan Kapal Malaysia Lewati Selat Hormuz, PM Anwar Ibrahim Berterima Kasih kepada Teheran
Muhammad TaufiqRahman March 27, 2026 08:42 AM

- Iran mengizinkan kapal-kapal Malaysia melintasi Selat Hormuz di tengah perang yang sedang berlangsung melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Hal itu disampaikan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dalam pidato yang disiarkan televisi, Kamis (26/3/2026).

Ia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian karena mengizinkan kapal-kapal Malaysia melintas.

"Saat ini kami sedang dalam proses melepaskan kapal tanker minyak Malaysia dan para pekerja yang terlibat agar mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang," kata Anwar, dikutip dari The Strait Times, Jumat (27/3/2026).

Anwar menambahkan, dirinya juga telah berbicara dengan para pemimpin Iran, Mesir, Turki, dan negara-negara regional lainnya.

Pembicaraan itu merupakan upaya untuk memfasilitasi perdamaian di Timur Tengah.

Namun, Anwar mengakui upaya tersebut tidak mudah karena Iran merasa berulang kali ditipu.

Teheran sulit menerima langkah-langkah menuju perdamaian tanpa jaminan keamanan yang jelas.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak sepenuhnya ditutup.

Perairan tersebut hanya dikecualikan bagi kapal-kapal AS, Israel, dan sekutunya.

Sementara untuk negara-negara sahabat dibolehkan melintas.

Araghchi merinci kapal dari China, Rusia, Pakistan, Irak, India sejauh ini aman di Selat Hormuz.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.