Tanpa Dukungan Materil, Persifa Fakfak Pasang Target Besar di Liga 4 Papua Barat
Tarsisius Sutomonaio March 27, 2026 10:44 AM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Minim dukungan materil, Persatuan Sepakbola Indonesia Fakfak (Persifa) membawa misi penyelamatan di Liga 4 Piala Gubernur Papua Barat musim 2025-2026. 

Hal tersebut bukan tanpa alasan kuat. Persifa Fakfak beberapa kali absen dan terancam disanksi diskualifikasi dari keanggotaan Liga 4 Papua Barat serta harus membayar denda administrasi. 

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Persifa Fakfak, Semmy Lesnussa, saat diwawancarai TribunPapuaBarat.com di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Jumat (27/3/2026). 

"Kami sudah tiba di Manokwari, bawa 15 pemain dengan rata-rata usia sesuai regulasi Liga 4 yakni rentang kelahiran 1 Januari 2003 sampai 31 Desember 2008. Kuota pemain senior 5 orang," katanya. 

Baca juga: Sembilan Tim Siap Adu Skill di Liga 4 Papua Barat, Panitia Terapkan Kuota Pemain Senior

 

Ia memastikan skuat  diboyong ke Manokwari untuk mengikuti Liga 4 Papua Barat merupakan anak-anak lokal Kabupaten Fakfak melalui seleksi terbuka. 

"Ada 3 tambahan pemain dari luar sebagai karena melihat kebutuhan tim," ujar Semmy Lesnussa. 

Ia mengatakan perjalanan Persifa Fakfak mulai dari tidak ada dana sama sekali. 

"Mulai dari mengikuti TC (pemusatan latihan) terbuka sampai TC tertutup di Diklat. Kami bersama bekerja total sekiranya 43 hari sampai tim ini betul-betul matang dan itu tanpa ada dukungan uang sama sekali," katanya.

Meskipun tampil dengan dukungan materil yang terbilang minim, Persifa Fakfak tetap memiliki target yakni lolos babak penyisihan.

"Jikalau Tuhan sayang, lolos babak penyisihan baru kami targetkan bisa masuk semifinal," ucap Semmy Lesnussa.

Ia mengharapkan doa dan dukungan untuk Persifa dari seluruh masyarakat Kabupaten Fakfak karena membawa nama baik daerah di Liga 4 Papua Barat.

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.