Jadwal Haji Indonesia Tak Berubah di Tengah Konflik Timur Tengah, Gelombang 1 Berangkat 22 April
Arie Noer Rachmawati March 27, 2026 11:14 AM

 

TRIBUNJATIM.COM - Kawasan Timur Tengah masih bergejolak akibat perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

Kondisi perang tersebut turut memberi dampak ke berbagai hal termasuk nasib pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H atau 2026.

Meski demikian, Duta Besar Arab Saudi untuk RI Faisal Abdullah Al Amoudi memastikan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 tetap berlangsung sesuai rencana.

Faisal menyatakan, kendati negara tetangganya diperangi AS-Israel, situasi di Arab Saudi relatif aman dan stabil.

Sehingga, pelaksanaan ibadah haji rencananya sesuai agenda pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

"Sebagaimana yang pernah saya sampaikan beberapa waktu lalu bahwa Arab Saudi sampai saat ini, alhamdulillah kita dalam keadaan aman, dalam keadaan stabil," kata Faisal Abdullah Al Amoudi melalui penerjemah di Jakarta, Kamis (26/3/2026), dikutip dari kompas.tv.

"Berkaitan dengan haji, tetap berjalan sesuai planning yang telah ditetapkan pemerintah Arab Saudi, dan tentu sampai saat ini itulah update yang kita miliki."

Baca juga: Cara ASN Bangkalan Berhemat BBM di Tengah Kondisi Perang, Pakai Sepeda untuk Berangkat Kerja

Jadwal Keberangkatan Haji Indonesia

Sementara itu, jadwal keberangkatan jemaah haji Indonesia dipastikan tidak berubah, meski konflik global di Timur Tengah masih memanas.

Kepastian ini disampaikan Menteri Haji dan Umroh, Mochamad Irfan Yusuf.

Irfan mengatakan, sejauh ini persiapan pemerintah menyambut keberangkatan jemaah haji Indonesia sudah mencapai 100 persen yang rencananya akan dimulai pada 22 April 2026 mendatang.

“Hingga pukul 09.00 WIB hari ini tidak ada perubahan jadwal. Kita berharap hingga pemberangkatan tanggal 22 tetap tidak ada perubahan,” kata Irfan di Surabaya, Selasa (24/3/2026), dikutip dari Kompas.com.

Pemerintah telah mempersiapkan mulai dari penginapan, transportasi, katering. 

Irfan juga menegaskan dukungan pendanaan tidak mengalami kendala sejauh ini.

Namun, Pemerintah Indonesia akan terus berkomunikasi dengan Kementerian Haji Arab Saudi secara berkala untuk mengupdate situasi terkini di Tanah Suci di tengah eskalasi global di Timur Tengah. 

“Dan hingga saat ini mereka menyampaikan tidak ada perubahan jadwal. Sampai saat ini semuanya masih sesuai rencana,” ujarnya. 

Apabila nantinya terdapat perubahan jadwal keberangkatan haji, Irfan mengaku telah mempersiapkan skenario antisipasi agar keberangkatan jemaah lancar hingga pulang ke Tanah Air.

Baca juga: Sosok-Profil Mohsen Rezaei, Veteran Perang Kepercayaan Mojtaba Khamenei, Dulu Dipenjara Shah Reza

Rencana Perjalanan Haji 2026

Dikutip dari bpkh.go.id, berikut rencana perjalanan haji 2026, mulai keberangkatan, puncak haji hingga kepulangan:

  • 21 April 2026 (4 Dzulqaidah 1447 H) – Jemaah haji masuk asrama haji.
  • 22 April – 6 Mei 2026 (5–19 Dzulqaidah 1447 H) – Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang 1 dari Tanah Air ke Madinah.
  • 1 – 15 Mei 2026 (14–28 Dzulqaidah 1447 H) – Keberangkatan Gelombang 1 dari Tanah Air ke Madinah.
  • 7 – 21 Mei 2026 (21 Dzulqaidah – 4 Dzulhijjah 1447 H) – Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang 2 dari Tanah Air ke Jeddah.
  • 21 Mei 2026 (4 Dzulhijjah 1447 H) – Closing date keberangkatan (pukul 24.00 WAS).
  • 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 H) – Wukuf di Arafah.
  • 27 – 29 Mei 2026 (11–13 Dzulhijjah 1447 H) – Hari Tasyrik (Nafar Awal, Nafar Tsani).
  • 27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah 1447 H) – Iduladha 1447 H.
  • 1 – 15 Juni 2026 (15–29 Dzulhijjah 1447 H) – Pemulangan Jemaah Gelombang 1 ke Tanah Air.
  • 7 – 30 Juni 2026 (15 Dzulhijjah 1447 H) – Pemulangan Jemaah Gelombang 2 ke Tanah Air.
  • 1 Juni 2026 (15 Dzulhijjah 1447 H) – Awal kedatangan jemaah haji gelombang 1 di Tanah Air.
  • 16 Juni – 1 Juli 2026 (1–16 Muharram 1448 H) – Kedatangan jemaah haji gelombang 2 di Tanah Air.
  • 16 Juni 2026 (1 Muharram 1448 H) – Tahun Baru Hijriyah 1448.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.