TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, Dr. Filep Wamafma, menegaskan perkembangan kampus dari tahun ke tahun tidak terlepas dari meningkatnya kepercayaan publik.
Hal itu tercermin dari bertambahnya jumlah mahasiswa, dukungan mitra strategis, serta keterlibatan pemerintah dalam pengembangan kampus.
“Dari tahun ke tahun ini mencerminkan bagaimana kepercayaan publik terhadap kampus STIH Manokwari dan setiap anggota terus meningkat,” ujar Filep di acara wisuda 224 Sarjana Hukum di Manokwari, Jumat (27/3/2026).
Menurutnya, komitmen kampus dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kepercayaan masyarakat.
STIH Manokwari memberikan kesempatan belajar bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa berprestasi maupun mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi melalui berbagai program beasiswa.
Saat ini jumlah mahasiswa STIH Manokwari mencapai 1.861 orang, dengan 1.289 di antaranya merupakan penerima beasiswa.
Baca juga: STIH Manokwari Wisuda 224 Sarjana Hukum Angkatan ke-41
Angka tersebut dinilai sebagai indikator penting bahwa kampus berkembang sebagai institusi pendidikan yang inklusif, adaptif, dan dipercaya masyarakat maupun pemerintah.
“Peningkatan jumlah mahasiswa dan penerima beasiswa ini menjadi indikator penting bahwa kampus terus tumbuh dan dipercaya masyarakat serta pemerintah,” jelasnya.
Filep juga menekankan pentingnya transparansi kepada orang tua mahasiswa terkait bantuan pendidikan yang diterima.
Ia mengingatkan mahasiswa agar tetap fokus menjalani proses pendidikan dan tidak terlibat dalam aktivitas yang tidak berkaitan langsung dengan kepentingan akademik.
“Kalau sudah kuliah, fokus belajar. Jangan demo-demo yang tidak penting,” tegasnya.
Dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan, STIH Manokwari menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga strategis, di antaranya Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Agama, Ombudsman, BPOM, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.
Baca juga: Transformasi STIH Manokwari Menuju Institut Hukum Dipertajam Lewat FGD
Selain itu, kampus juga memperluas jejaring dengan sejumlah perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri sebagai bagian dari langkah internasionalisasi pendidikan.
Kesejahteraan tenaga pendidik turut menjadi perhatian kampus dengan memastikan seluruh dosen mendapatkan perlindungan melalui BPJS dan asuransi lainnya.
Terbaru, STIH Manokwari menjalin kerja sama dengan Korem Papua Barat dalam membuka pusat kajian kemanusiaan sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus bergerak maju, berbenah, dan bertransformasi menjadi institusi pendidikan hukum yang unggul, berkualitas, kuat, dan bermartabat,” tutup Filep.