Bahlil Ingatkan Warga: Gunakan BBM Seperlunya, Jangan Menimbun Demi Keuntungan Pribadi!
Sinta Darmastri March 27, 2026 11:38 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara tegas mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau panic buying. Menurutnya, masyarakat cukup melakukan pengisian bahan bakar sesuai dengan kebutuhan harian normal mereka.

"Kalau satu hari katakanlah, contoh ya, cukup 30 liter, 40 liter, ya itu cukup. Enggak usah ada rasa panic buying. Enggak perlu ada. Jadi pakailah dengan secukupnya," jelas Bahlil pada Kamis (26/3/2026).

Waspadai Praktik Penimbunan di Lapangan

Bahlil menyoroti adanya fenomena antrean kendaraan besar, seperti truk, yang disinyalir bukan untuk keperluan logistik, melainkan untuk menimbun BBM demi keuntungan pribadi. Ia menegaskan bahwa di tengah situasi krisis global saat ini, tindakan oknum yang menjual kembali BBM hasil antrean sangat merugikan kepentingan bersama.

"Jangan sampai masih ada yang ngantre di SPBU-SPBU, mobil-mobil truk. Padahal isinya bukan untuk mengangkut, tetapi itu habis itu diantre, habis itu dijual lagi," ungkapnya menyayangkan praktik tersebut.

Baca juga: Diminta Prabowo Cari Minyak ke Seluruh Negara, Bahlil Minta Masyarakat Gunakan BBM Secukupnya

Kolaborasi Menjaga Pasokan Nasional

Menghadapi tantangan energi global, pemerintah mengakui tidak bisa berdiri sendiri. Dibutuhkan sinergi dari seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas stok energi di dalam negeri.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, rakyat pun tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak, semua stakeholder, saya mengajak ayo kita sama-sama semua untuk kita mengawal negara kita," ajak Bahlil.

Baca juga: Kapal Pertamina Tak Boleh Lewat Selat Hormuz, Prabowo Minta Bahlil Berburu Minyak ke Seluruh Negara

Kesiapan Energi Arus Balik Lebaran 2026

Kabar baik bagi para pemudik, pemerintah memberikan jaminan bahwa pasokan energi selama masa arus balik Lebaran 2026 dalam kondisi aman. Tidak hanya terbatas pada bahan bakar fosil seperti Solar dan Bensin, ketahanan energi untuk kendaraan listrik (EV) juga telah dipastikan kesiapannya melalui Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Bahlil menyebutkan timnya telah turun ke lapangan untuk memastikan seluruh infrastruktur pendukung berfungsi optimal. "Kami mengecek ketersediaan BBM, baik itu solar maupun bensin, termasuk SPKLU, pengisian untuk kendaraan listrik dan beberapa pembangkit listrik," tuturnya.

Baca juga: Bahlil Diminta Prabowo Cari Pasokan Minyak ke Semua Negara, Komisaris Pertamina: Stoknya 20 Hari

Hemat Energi dari Rumah Tangga hingga Diversifikasi Global

Imbauan untuk bijak berenergi tidak hanya berlaku di jalan raya, tetapi juga hingga ke dapur rumah tangga. Bahlil mengingatkan warga untuk tidak boros dalam penggunaan LPG. "Kalau masak pakai LPG, kalau masakannya sudah masak, jangan (LPG) kompornya boros," selorohnya mengingatkan.

Sebagai langkah jangka panjang, Pemerintah Indonesia saat ini juga tengah gencar melakukan diversifikasi suplai minyak mentah. Langkah mencari sumber pasokan di luar wilayah Timur Tengah diambil sebagai strategi memperkuat ketahanan energi nasional dari fluktuasi geopolitik dunia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.