TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Mengantisipasi lonjakan aktivitas pasca-libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah, seluruh personel SPPG Tanah Merah menggelar korve massal atau gotong-royong.
Hal ini dilakukan sebagai langkah awal memastikan kelancaran operasional dan menjaga standar pelayanan tetap optimal.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, melainkan strategi persiapan menyeluruh menjelang dimulainya kembali distribusi kepada penerima manfaat.
Sejumlah area krusial menjadi fokus utama penataan, mulai dari area penimbunan hingga fasilitas teknis penunjang operasional.
Kepala SPPG Tanah Merah, Hengki Setiawan, menegaskan bahwa kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran distribusi di fase awal pasca-libur.
“Korve ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan seluruh sistem berjalan tanpa hambatan. Kami tidak ingin ada kendala teknis sekecil apa pun saat distribusi kembali dimulai,” ujar Hengki, Jumat (27/3/2026).
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum membangun kembali ritme kerja personel setelah masa libur panjang, sekaligus memperkuat rasa tanggung jawab terhadap lingkungan kerja.
Adapun fokus kegiatan meliputi pembersihan dan penataan ulang area penimbunan guna memperlancar akses armada distribusi, inspeksi fasilitas utama untuk memastikan instalasi tetap bersih dari debu dan kotoran, serta sanitasi lingkungan termasuk drainase dan area sekitar kantor.
Menurut Hengki, kondisi lingkungan kerja yang bersih dan tertata akan berdampak langsung pada kinerja tim di lapangan.
“Pelayanan yang prima itu dimulai dari hal mendasar, yaitu lingkungan kerja yang rapi dan terawat. Dari situ semangat kerja tumbuh, dan kualitas pelayanan bisa kami jaga secara konsisten,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa semangat gotong royong yang terlihat dalam kegiatan korve mencerminkan rasa memiliki seluruh personel terhadap aset dan tanggung jawab SPPG Tanah Merah.
“Ini bukan hanya soal bersih-bersih, tapi bagaimana setiap personel merasa memiliki dan bertanggung jawab. Dengan begitu, kita bisa meminimalisasi risiko gangguan operasional dan langsung ‘tancap gas’ melayani masyarakat setelah Lebaran,” pungkasnya.
Dengan persiapan tersebut, SPPG Tanah Merah optimistis mampu menjaga kelancaran distribusi serta memenuhi kebutuhan penerima manfaat secara maksimal di masa pasca-Idulfitri.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel