TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Arus balik Lebaran 2026 yang melewati Kampar masih tinggi. Kendati ada penurunan dari hari sebelumnya.
Antrean kendaraan di pintu masuk gerbang tol di Desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar lebih sedikit, Kamis (26/3/2026) malam. Begitu juga di pintu keluar gerbang tol di Desa Sungai Pinang Kecamatan Tambang.
Volume kendaraan di tol akses penghubung Provinsi Riau dengan Sumatera Barat itu juga terpantau lebih sepi pada Jumat (27/3) pukul 10.00 WIB. Antrean kendaraan di gerbang tol lebih pendek.
Berbeda dari Rabu (25/3/2026) malam. Pantauan Tribunpekanbaru.com melalui tayangan Closed-Circuit Television (CCTV), antrean di pintu masuk-keluar Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar jalur B itu lebih ramai.
Data harian PT. Hutama Karya yang dirilis Kamis petang, menunjukkan penurunan volume lalu lintas (VLL).
VLL pada Rabu (25/3) menurun dari Selasa (24/3).
Pada Selasa, VLL mencapai 19.144 kendaraan. Turun tipis dari VLL pada Senin, yakni 19.430 kendaraan.
Baca juga: Tak Pulang Satu Malam Saat Orangtuanya Mudik, Gadis 16 Tahun di Pelalawan Mengaku Dicabuli Pacarnya
Baca juga: Disiplin ASN Diperketat, Bupati Kuansing Tegaskan Sanksi dan Dorong Peningkatan Pelayanan Publik
Sementara pada Rabu, VLL menjadi 17.748 kendaraan.
Kendati terjadi penurunan, HK mencatat peningkatan VLL yang cukup tinggi dibandingkan VLL normal.
VLL pada Rabu sebesar 297,14 persen dari normal.
Data itu juga menunjukkan persentase terbesar kedua peningkatan dari VLL normal di antara 11 ruas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) operasi pada Rabu (25/3).
Terbesar ditempati ruas Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 2 - 6 (Seulimeum-Baitussalam), yakni 381,45 persen.
Pelaksana Tugas (Plt.) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT. Hutama Karya (Persero), Hamdani dalam keterangan tertulisnya, menyebutkan, total trafik harian ruas di JTTS operasi secara akumulatif pada Rabu tercatat 209.536 kendaraan atau 132,46 persen dari VLL normal.
"Trafik kendaraan pada sejumlah ruas utama masih terpantau tinggi, meskipun mulai landai dibandingkan hari sebelumnya," katanya.
Menurut dia, VLL secara umum tetap mengalami peningkatan dibandingkan trafik normal.
Kondisi tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat pada masa arus balik Lebaran masih tetap berlangsung.
Pernyataan dan data itu tidak menyebutkan tanggal VLL normal yang dijadikan sebagai pembanding. (Fernando Sihombing)