SRIPOKU.COM PALEMBANG — Seorang pengemudi ojek online (ojol), Ishariyanto (44), menjadi korban dugaan penganiayaan dan pengeroyokan oleh sekelompok orang setelah dituduh mencuri.
Tak terima atas kejadian tersebut, anak korban, Rio Hadi Saputra (22), resmi melapor ke Polrestabes Palembang.
Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 01.30 WIB di sebuah bengkel tambal ban kawasan Jalan H.M. Noerdin Panji, Kecamatan Sukarami, Palembang.
Saat mendatangi Polrestabes Palembang untuk menanyakan kelanjutan laporan pada Jumat (27/3/2026) pagi, Rio Hadi Saputra menuturkan bahwa kejadian bermula saat ayahnya baru saja selesai mengantar penumpang di sekitar lokasi kejadian.
Karena merasa ingin buang air kecil, korban memutuskan berhenti di sebuah warung.
"Ayah baru selesai antar penumpang, lalu berhenti di warung karena ingin buang air kecil. Tiba-tiba ada sopir truk yang turun dari mobil langsung menuduh ayah maling," ungkap Rio kepada Sripoku.com.
Terlapor kemudian memanggil rekan-rekannya yang berada di lokasi dan langsung melakukan pengeroyokan secara membabi buta terhadap korban.
Akibat kejadian tersebut, Ishariyanto mengalami luka lebam serius di kedua mata dan wajah, robek pada kedua telinga, bibir pecah, serta luka lebam di kepala dan paha.
"Kami datang lagi ke sini untuk menanyakan perkembangan laporan. Kami berharap para pelaku segera ditangkap karena ayah saya sama sekali tidak mencuri," harap Rio.
Secara terpisah, Kapolrestabes Palembang melalui Pamapta Ipda Tamia Rahmadhany membenarkan adanya laporan terkait tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan tersebut.
"Laporan sudah kami terima dengan nomor registrasi yang ada. Saat ini kasus tersebut telah diserahkan ke unit Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan mendalam guna memburu para pelaku," jelas Ipda Tamia.