TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG- PSIS Semarang terus mematangkan persiapan jelang laga pekan ke-22 Pegadaian Championship 2025/2026 menghadapi Persipal Palu yang akan digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (29/3/2026).
Tim berjuluk Mahesa Jenar itu fokus menjaga konsistensi performa sekaligus mempertajam aspek taktikal demi mengamankan hasil maksimal di kandang.
Pelatih PSIS, Andri Ramawi, mengungkapkan bahwa timnya telah menjalani rangkaian persiapan intensif selama sepekan terakhir.
Program latihan difokuskan pada penyusunan game plan yang disesuaikan dengan karakter permainan Persipal Palu.
“Seperti pertandingan sebelumnya, dalam satu minggu ini kami menyiapkan game plan untuk melawan Persipal Palu. Secara kondisi tim, setelah Idul Fitri kemarin cukup baik, tidak ada perbedaan yang signifikan. Mudah-mudahan di hari Minggu nanti kondisinya tetap sama seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya,” ujar Andri saat ditemui usai latihan di Lapangan POJ City Semarang, Jumat (27/3/2026) pagi.
Ia menambahkan, momentum setelah libur Idul Fitri tidak terlalu memengaruhi kebugaran pemain.
Seluruh skuad disebut tetap berada dalam kondisi optimal, sehingga tim pelatih bisa langsung menggenjot persiapan taktikal tanpa harus mengulang dari awal.
Dalam sesi latihan pagi tadi, PSIS lebih menitikberatkan pada keseimbangan permainan antara menyerang dan bertahan.
Andri menyebut pendekatan latihan dibuat lebih detail dengan pembagian tugas yang spesifik di tiap lini.
“Tadi kami lebih mengarah pada bagaimana bertahan dan juga menyerang. Ada fokus pada attacking dan defending yang kami coba lebih spesifik lagi. Kemarin kami sudah latihan secara besar, sekarang kami coba lebih dipersempit per posisi. Respons anak-anak cukup baik dalam memahami apa yang akan kami terapkan di hari Minggu,” jelasnya.
Menurutnya, pemahaman taktik yang detail menjadi kunci penting agar pemain mampu menjalankan strategi sesuai rencana saat pertandingan.
Disinggung soal latihan PSIS yang sebelumnya dipusatkan di Boyolali selama dua hari, Andri menyebut program ini dirancang untuk memaksimalkan gameplan yang akan digunakan saat menghadapi Persipal.
“Ya, betul. Tujuannya adalah latihan di lapangan rumput yang tidak hanya sekadar ada, tapi juga memiliki kualitas yang baik. Karena kami fokus di hari Rabu dan Kamis untuk benar-benar menjalankan taktikal atau game plan,” ungkap Andri.
Baca juga: Trans Banyumas Layani Penumpang di Pintu Barat Stasiun, Sadewo Yakin Pacu Ekonomi
Ia menegaskan bahwa kualitas lapangan menjadi salah satu faktor penting dalam sesi latihan, terutama saat tim sedang mematangkan aspek taktikal.
Dengan kondisi lapangan yang baik, alur bola dan pergerakan pemain bisa disesuaikan dengan situasi pertandingan sesungguhnya di Stadion Jatidiri.
Di sisi lain, PSIS dipastikan tidak akan diperkuat Ibrahim Sanjaya yang mendapat kartu merah pada laga sebelumnya kontra Persiba.
“Iya, untuk besok tanpa Ibrahim. Tapi tidak terlalu ada masalah, karena kami punya Gustur, punya Habil. Ada beberapa pemain yang bisa menggantikan posisi Ibrahim, dan secara kualitas juga setara,” tegasnya.
Laga melawan Persipal Palu diprediksi akan berlangsung ketat, mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen dan keluar dari zona merah.
Kedua tim ini menjadi tim terbawah papan klasemen grup timur.
PSIS berada di posisi sembilan dengan koleksi 16 poin. Sementara Persipal berada di posisi sepuluh dengan koleksi tujuh poin.