BOLASPORT.COM - Timnas Kaledonia Baru menjadi kontestan teranyar yang harus mengubur mimpi debut di Piala Dunia 2026 seusai gugur pada semifinal play-off interkontinental.
Satu per satu kandidat debutan Piala Dunia rontok di babak play-off sebagai medan rintangan terakhir menuju putaran final.
Timnas Kaledonia Baru menjadi peserta teranyar yang masuk kategori ini.
Wakil Oseania tersebut gugur pada semifinal play-off interkontinental melawan timnas Jamaika, Jumat (27/3/2026) siang WIB.
Bertanding di Estadio Akron, Zapopan, Meksiko, Les Cagous menyerah dengan skor tipis 0-1.
Gol tunggal Jamaika disarangkan oleh Bailey Cadamarteri pada menit ke-18.
Anak dari striker Everton era 1990-an akhir, Danny Cadamarteri, tersebut memanfaatkan bola muntah hasil tendangan bebas rekannya.
Eksekusi mendatar dari perekik gagal diamankan secara baik oleh kiper Kaledonia Baru, Rocky Nyikeine.
Bola yang lepas langsung disambar Cadamarteri, yang berdiri tepat di muka gawang.
Tanpa ada gol tambahan sampai bubaran, The Reggae Boyz berhasil mengunci kemenangan dan lolos ke final Pathway 1.
Sebaliknya bagi timnas Kaledonia Baru, hasil negatif ini mengubur mimpi mereka debut di Piala Dunia 2026.
Padahal kalau lolos, Les Cagous akan menciptakan sejarah sekaligus kejutan besar sebagai salah satu kontestan terlemah yang pernah mentas di Piala Dunia.
Saat ini mereka hanya menempati peringkat 153 dunia, lebih rendah 32 titik dari timnas Indonesia (121).
Walhasil, rasanya wajar kalau di atas kertas, Kaledonia Baru dianggap lebih lemah dari Tim Garuda.
Rontoknya Angelo Fulgini dkk menambah daftar calon debutan yang tersingkir di fase terakhir kualifikasi ini.
Beberapa jam sebelumnya, timnas Suriname gugur pula pada semifinal play-off interkontinental akibat digasak Bolivia 1-2.
Menyeberang ke Eropa, Albania dan Masedonia Utara lebih dulu harus melupakan peluangnya mentas pertama kali di Amerika Utara.
Praktis, sekarang tinggal ada lima calon debutan yang tinggal bersiap ataupun berpeluang menghiasi pergelaran Piala Dunia 2026.
Jumlahnya sudah menghitung empat kontestan yang dipastikan tampil dalam putaran final nanti, yakni Curacao, Tanjung Hijau, Yordania, dan Uzbekistan.
Adapun satu sisanya harus berjuang lebih dulu melalui final play-off zona Eropa, yaitu timnas Kosovo.
Negaranya baru berdiri pada 2008 silam, Kosovo mengincar sejarah lolos perdana lewat final Path C melawan Turki, Selasa (31/3/2026).
Sementara itu, timnas Jamaika memperebutkan tiket via final play-off interkontinental melawan Republik Demokratik Kongo di Zapopan, Meksiko, pada hari yang sama di belahan dunia lainnya.