6 Buah Sehat untuk Umur Panjang, Bantu Turunkan Risiko Penyakit Kronis Secara Alami
Amirullah March 27, 2026 04:35 PM

SERAMBINEWS.COM – Mengonsumsi makanan tertentu secara rutin, termasuk buah-buahan, terbukti mampu mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh sekaligus menekan risiko berbagai penyakit.

Kebiasaan makan buah setiap hari bukan hanya soal gaya hidup sehat, tapi juga berkaitan dengan peluang hidup lebih panjang dan berkualitas.

Beberapa jenis buah bahkan dikenal memiliki kandungan senyawa pelindung yang kuat, yang berperan penting dalam menjaga tubuh dari dalam.

Buah-buahan ini tak hanya membantu memperlambat proses penuaan, tetapi juga mendukung kesehatan metabolisme serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Lalu, buah apa saja yang sebaiknya dikonsumsi untuk mendukung umur panjang dan menurunkan risiko penyakit kronis?

Berikut pilihannya:

1. Buah beri

Ilustrasi blueberry, berikut fakta blueberry dapat menurunkan tekanan darah tinggi (Pexels)
Ilustrasi blueberry, berikut fakta blueberry dapat menurunkan tekanan darah tinggi (Pexels) (Pexels)

Buah beri seperti blueberry, raspberry, dan stroberi dikenal kaya akan antioksidan, termasuk polifenol seperti antosianin.

"Buah beri termasuk di antara makanan yang paling kaya polifenol yang kita konsumsi, dengan kandungan gula yang relatif rendah dan serat yang tinggi per kalori," kata Matt Kaeberlein.

Penelitian menunjukkan, konsumsi buah beri secara rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung. Kandungan flavonoidnya juga disebut bermanfaat dalam melindungi fungsi otak.

2. Apel

Ilustrasi apel
Ilustrasi apel (Pixabay.com)

Apel menjadi salah satu buah yang direkomendasikan untuk mendukung umur panjang. Selain mudah ditemukan dan terjangkau, buah ini juga praktis dikonsumsi setiap hari.

"Konsumsi apel yang lebih tinggi telah dikaitkan dengan risiko kardiovaskular yang lebih rendah dan peningkatan kesehatan usus, kemungkinan melalui pengaruhnya terhadap kolesterol dan mikrobioma," kata Kaeberlein.

Apel mengandung serat larut yang membantu menjaga kadar kolesterol serta mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. Kandungan vitamin C dan polifenolnya juga berfungsi sebagai antioksidan.

3. Buah jeruk

Berikut ini fakta kesehatan konsumsi buah jeruk secara teratur bagus untuk tubuh
Berikut ini fakta kesehatan konsumsi buah jeruk secara teratur bagus untuk tubuh (freepik)

Buah sitrus seperti jeruk dan grapefruit dikenal kaya akan vitamin, mineral, serta fitonutrien yang penting bagi tubuh.

"Buah-buahan sitrus, seperti jeruk dan grapefruit adalah pilihan yang sangat baik, karena mengandung vitamin, mineral, dan fitonutrien penting untuk mendukung kekebalan tubuh, kesehatan jantung, dan nutrisi yang seimbang," kata Jennifer Hillis.

Selain vitamin C, buah ini juga mengandung hesperidin yang membantu menjaga kesehatan jantung serta mengatur kadar gula darah.

4. Buah delima

Khasiat minum jus buah delima untuk kesehatan
Khasiat minum jus buah delima untuk kesehatan (freepik)

Delima mengandung polifenol yang membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif dalam tubuh.

Konsumsi jus delima diketahui dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, serta mendukung proses penuaan yang lebih sehat.

5. Kiwi

Kiwi merupakan sumber serat yang sangat baik. Pola makan tinggi serat dikaitkan dengan proses penuaan yang lebih lambat.

Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan asupan serat tinggi cenderung memiliki telomer lebih panjang, yang berhubungan dengan penuaan biologis yang lebih lambat.

Selain itu, serat juga membantu melindungi tubuh dari penyakit serius seperti jantung dan kanker usus besar.

6. Alpukat

Manfaat buah alpukat
Manfaat buah alpukat (freepik/DC Studio)

Berbeda dengan kebanyakan buah, alpukat memiliki kandungan lemak sehat yang tinggi dan rendah karbohidrat.

"Konsumsi alpukat yang lebih tinggi dikaitkan dengan profil lipid yang lebih baik dan kesehatan kardiometabolik ketika menggantikan karbohidrat olahan atau lemak jenuh ," kata Kaeberlein.

"Jika digunakan sebagai topping yang lebih banyak mengandung lemak jenuh, alpukat mendukung pendekatan diet berbasis substitusi yang berfokus pada tumbuhan, yang secara konsisten dikaitkan dengan umur panjang yang lebih sehat," kata Jennifer Pallian.

Mengonsumsi buah-buahan tersebut secara rutin dalam jumlah yang cukup dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Meski begitu, penting untuk tetap menjaga keseimbangan asupan dan tidak berlebihan agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal. (Serambinews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.