Tokoh Muda Aceh: Masyarakat Diminta Lapor ke BPBD Jika Bantuan Tak Sesuai
Nur Nihayati March 27, 2026 04:35 PM

“Jangan malah terkesan mencari panggung dengan menyalahkan pemerintah pusat, padahal seluruh kekuatan sudah dikerahkan,” tambahnya.

SERAMBINEWS.COM - Tokoh muda Aceh, Suryadi Jamil, meminta masyarakat untuk tidak sekadar menyampaikan keluhan di ruang publik tanpa solusi terkait penyaluran bantuan bencana. 

Ia menegaskan, pemerintah pusat telah bekerja maksimal dalam menangani dampak bencana di Aceh.

Menurut Suryadi, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran khusus untuk penanganan bencana, sementara pemerintah kabupaten/kota bertugas mengusulkan data penerima bantuan secara akurat dan berjenjang.

“Silakan komplain ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) apabila bantuan yang diterima tidak sesuai dengan aturan. 

Semua mekanisme sudah ada, tinggal dijalankan dengan benar,” ujarnya.

Ia menilai, penyampaian kritik tanpa dasar data yang jelas justru dapat menimbulkan kesan negatif terhadap upaya pemerintah yang telah bekerja keras di lapangan. 

“Jangan malah terkesan mencari panggung dengan menyalahkan pemerintah pusat, padahal seluruh kekuatan sudah dikerahkan,” tambahnya.

Suryadi menjelaskan, proses pendataan penerima bantuan dilakukan secara berjenjang, dimulai dari tingkat gampong (desa).

Kemudian diverifikasi di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi sebelum diteruskan ke pemerintah pusat. 

Oleh karena itu, jika terjadi kekeliruan data, masyarakat diminta untuk segera melaporkannya melalui jalur koordinasi yang benar.

Ia juga mengapresiasi kehadiran tim satuan tugas dari pemerintah pusat yang terus berada di Aceh sejak awal bencana hingga pasca-Idulfitri. 

Bahkan, menurutnya, perwakilan satgas dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, turut membuka posko di Aceh sebagai bentuk keseriusan penanganan.

“Wakil gubernur juga terus berada di tengah masyarakat korban banjir, tidak hanya di kantor. Ini bukti nyata tanggung jawab pemerintah daerah dan pusat berjalan bersama,” katanya.

Selain itu, Suryadi menyebut peran kepala daerah, termasuk Bupati Pidie, yang terus turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi korban dan penyaluran bantuan berjalan baik.

Ia kembali menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak pernah pilih kasih dalam penyaluran bantuan. Tim satgas, relawan, serta aparat TNI dan Polri terus bekerja tanpa mengenal hari libur, termasuk saat momen Lebaran.

“Kalau ada yang keliru, mari kita koordinasikan dengan baik melalui pemerintah kabupaten dan BPBD. 

Jangan hanya berkoar tanpa solusi. Intinya, semua data berasal dari bawah dan harus dipastikan akurat sejak awal, setiap data ada tagapan dan masa sangah setiap uang negara yang di berikan berdasarkan data yang akurat dan falid makanya semua masyarakat silakan kordinasi yang  baik dengan gesyik camat sampai ke kabupaten dan propinsi," tutup Suryadi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.