TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut prakiraan cuaca daftar wilayah dihantam gelombang tinggi akhir Maret 2026 status peringatan dini BMKG.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini gelombang tinggi di 22 wilayah perairan Indonesia.
Dengan total 109 titik gelombang kategori sedang dan 8 titik gelombang kategori tinggi, berlaku hingga Minggu 29 Maret 2026.
Siklon Tropis Narelle yang terpantau di Samudra Hindia barat laut Australia menjadi salah satu pemicu utama peningkatan kecepatan angin dan ketinggian gelombang.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 8-26 knot, dengan kecepatan tertinggi terpantau di Selat Sunda, Laut Flores, dan Laut Banda.
Tidak ada gelombang kategori sangat tinggi (4-6 meter) maupun ekstrem (di atas 6 meter) yang terpantau pada periode ini.
Baca juga: Pontianak Udara Kabur! Wilayah Dihantam Badai Hujan Sangat Lebat Malam Ini dan Besok 29 Maret 2028
BMKG mengimbau masyarakat, nelayan, dan pengguna jasa pelayaran untuk mewaspadai kondisi gelombang dan memperbarui informasi cuaca maritim secara berkala melalui bmkg.go.id.
Berikut daftar wilayah yang harus waspada mengutip laman Direktorat Meteorologi Maritim BMKG.
Wilayah Gelombang Kategori Tinggi (2,5-4 Meter)
Gelombang kategori tinggi terpantau di tiga wilayah:
Bali (berlaku 26-29 Maret 2026)
- Selat Lombok bagian selatan
- Perairan selatan Pulau Bali
NTB (berlaku 26-28 Maret 2026)
- Selat Lombok bagian selatan
- Samudra Hindia selatan NTB
Samudra Hindia selatan Jawa (berlaku 26-29 Maret 2026)
- Samudra Hindia selatan Jawa Tengah
- Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
- Samudra Hindia selatan Jawa Timur
- Samudra Hindia selatan Bali
Wilayah Gelombang Kategori Sedang (1,25-2,5 Meter)
Aceh (berlaku 26-29 Maret 2026)
- Perairan Aceh Besar-Meulaboh
- Perairan Selatan Simeulue
Bangka Belitung (berlaku 26-29 Maret 2026)
Perairan Bangka Tengah bagian timur
Banten (berlaku 26-29 Maret 2026)
Selat Sunda Barat Pandeglang
Perairan selatan Pandeglang
Perairan selatan Lebak
Bengkulu (berlaku 26-29 Maret 2026)
Perairan Bengkulu bagian utara
Perairan Bengkulu
Perairan Bengkulu bagian selatan
Perairan Pulau Enggano
Samudra Hindia barat Bengkulu
Bali (berlaku 26-29 Maret 2026)
Selat Bali bagian selatan
Selat Badung
Selat Lombok bagian utara
DI Yogyakarta (berlaku 26-29 Maret 2026)
Perairan Kulonprogo
Perairan Bantul
Perairan Gunungkidul
Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
DKI Jakarta dan Jawa Barat (berlaku 25-28 Maret 2026)
Perairan Subang
Perairan Indramayu
Perairan Sukabumi
Perairan Cianjur
Perairan Garut
Perairan Tasikmalaya
Perairan Pangandaran
Jawa Tengah bagian barat (berlaku 25-28 Maret 2026)
Perairan Tegal
Perairan Pemalang
Perairan Brebes
Jawa Tengah bagian selatan (berlaku 25-28 Maret 2026)
Perairan Cilacap
Perairan Kebumen
Perairan Purworejo
Jawa Tengah bagian timur (berlaku 25-28 Maret 2026)
Perairan Pekalongan-Kendal
Perairan Semarang-Demak
Perairan Jepara
Jawa Timur (berlaku 26-29 Maret 2026)
Perairan Pacitan
Perairan Trenggalek
Perairan Tulungagung
Perairan Blitar
Perairan Malang
Perairan Lumajang
Perairan Jember
Perairan Banyuwangi
Lampung (berlaku 26-29 Maret 2026)
Perairan Barat Lampung
Selat Sunda selatan Lampung
Perairan Teluk Lampung bagian utara
Perairan Teluk Lampung bagian selatan
Maluku (berlaku 26-29 Maret 2026)
Laut Arafuru bagian tengah
Maluku Utara (berlaku 26-29 Maret 2026)
Perairan Barat Laut Morotai
Perairan Timur Laut Morotai
Perairan Tenggara Morotai
Perairan Kepulauan Loloda
Perairan Timur Kepulauan Halmahera
Perairan Gebe
NTB (berlaku 26-28 Maret 2026)
Perairan selatan Pulau Sumbawa
Selat Alas bagian utara
Selat Alas bagian selatan
Perairan selatan Pulau Lombok
Selat Lombok bagian utara
NTT (berlaku 26-29 Maret 2026)
Selat Sape bagian selatan
Perairan selatan Flores
Perairan selatan Alor-Pantar
Selat Sumba bagian barat
Laut Sawu
Selat Ombai
Perairan utara Kupang-Rote
Perairan selatan Timor-Rote
Perairan selatan Sumba
Perairan utara Sabu-Raijua
Perairan selatan Sabu-Raijua
Papua (berlaku 26-29 Maret 2026)
Perairan Kepulauan Mapia
Perairan Barat Pulau Biak
Perairan Utara Pulau Biak
Perairan Timur Pulau Biak
Perairan Selatan Pulau Biak
Perairan Utara Serui
Perairan Selatan Serui
Perairan Sarmi-Mamberamo
Perairan Jayapura
Papua Barat (berlaku 25-28 Maret 2026)
Samudra Pasifik utara Papua Barat
Perairan Utara Manokwari
Papua Barat Daya (berlaku 25-28 Maret 2026)
Perairan Raja Ampat Sorong
Perairan Raja Ampat bagian utara
Samudra Hindia (berlaku 26-29 Maret 2026)
Samudra Hindia barat Aceh
Samudra Hindia barat Kepulauan Nias
Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai
Samudra Hindia barat Bengkulu
Samudra Hindia barat Lampung
Samudra Hindia selatan Banten
Samudra Hindia selatan Jawa Barat
Laut Jawa bagian timur
Laut Jawa bagian tengah
Laut Jawa bagian barat
Samudra Hindia selatan NTT
Samudra Hindia selatan NTB
Laut Flores
Laut Sumbawa
Laut Banda
Laut Maluku
Laut Sulawesi bagian timur
Samudra Pasifik utara Papua Barat
Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya
Samudra Pasifik utara Papua
Sulawesi Selatan (berlaku 24-27 Maret 2026)
Perairan Bulukumba
Perairan Kepulauan Selayar
Perairan Kepulauan Takabonerate
Baca juga: BMKG Ungkap Potensi Karhutla di Kalbar Masih Tinggi hingga 29 Maret, Warga Diminta Waspada
Sulawesi Utara (berlaku 26-28 Maret 2026)
Perairan Selatan Sulawesi Utara
Perairan Kepulauan Talaud
Laut Maluku
Semoga informasi ini bermanfaat.