TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Nasib tragis sekaligus pilu menimpa dua pemuda berinisial FH dan RR.
Niat hati ingin merayakan Idul Fitri dengan baju baru, keduanya justru harus terbaring di rumah sakit.
Keduanya menjadi korban pengeroyokan salah sasaran di Tanjakan Benyeng, Jelekong, Baleendah, Kabupaten Bandung.
Kejadian bermula saat korban dalam perjalanan pulang ke Ciparay usai berbelanja baju lebaran di Kota Bandung, Jumat (20/3/2026) malam.
Di tengah jalan, motor mereka kehabisan bensin sehingga harus didorong.
Penderitaan belum berakhir, saat mencoba menaiki motor di turunan, rem kendaraan mereka justru blong.
Baca juga: Polisi Ringkus 9 Pengeroyok Pemuda di Tanjakan Benyeng Bandung, Gigi Patah Gara-gara Tuduhan Ngawur
Akibatnya, kedua pemuda ini terperosok ke dalam selokan.
Bukannya mendapat pertolongan usai berhasil naik dari selokan, korban justru didatangi sekelompok orang yang menuduh mereka sebagai begal.
Meski sudah membantah, warga yang sudah tersulut emosi langsung melancarkan aksi main hakim sendiri.
Akibatnya, FH dan RR mengalami luka parah, mulai dari luka sobek di kepala hingga gigi patah.
Kapolsek Baleendah, AKP Hendri Noki Rukmansyah, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah bergerak cepat dan mengamankan sembilan orang terduga pelaku pengeroyokan tersebut.
"Sembilan orang berinisial SS, JJ, HE, RA, IS, MP, MM, BF, dan AG sudah kami amankan di Mapolsek Baleendah untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Hendri, Kamis (26/3/2026).(*)