PSMS U-19 Matangkan Persiapan Jelang EPA Championship 2026
Truly Okto Hasudungan Purba March 27, 2026 07:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Elite Pro Academy (EPA) PSMS Medan U-19 terus mematangkan persiapan jelang tampil di ajang Elite Pro Academy Championship U-19 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1 April hingga 16 Mei 2026 mendatang. Dengan waktu yang semakin terbatas, skuad muda Ayam Kinantan langsung tancap gas usai libur Hari Raya Idulfitri.

Di bawah arahan pelatih kepala Kas Hartadi, tim mulai menjalani pemusatan latihan di Lapangan Harin, Pondok Cabe, Tangerang, sejak 23 Maret 2026. Program ini menjadi bagian penting dalam menyatukan kekompakan tim sekaligus mematangkan strategi jelang kompetisi. Seluruh pemain yang berasal dari hasil seleksi di Medan maupun Jakarta kini telah bergabung. Tercatat, sebanyak 18 pemain hasil seleksi di Jakarta dan 6 pemain dari Medan telah memperkuat komposisi tim.

Selain itu, satu pemain muda yang sebelumnya masuk dalam skuad utama PSMS Medan, yakni Aditya Ramadhan, juga dijadwalkan segera bergabung untuk menambah kekuatan tim EPA U-19.

Aditya, yang berposisi sebagai penjaga gawang, direncanakan merapat pada 28 atau 29 Maret 2026. Saat ini, ia masih menjalani program latihan bersama tim senior PSMS Medan sebelum akhirnya turun memperkuat tim junior di ajang EPA.

Meski memiliki materi pemain yang cukup menjanjikan, Kas Hartadi mengakui bahwa timnya menghadapi keterbatasan waktu dalam persiapan. Ia menyebut, waktu yang tersedia hanya sekitar satu pekan, sehingga fokus latihan lebih diarahkan pada peningkatan kebugaran dasar, endurance, serta pematangan taktik permainan.

“Persiapan kita memang sangat singkat, hanya sekitar satu minggu. Jadi untuk pembentukan fisik secara maksimal tentu belum bisa. Kita lebih mengandalkan endurance dan latihan dengan bola, sambil menyesuaikan kondisi fisik pemain,” ujar Kas Hartadi kepada Tribun Medan, Kamis (26/3).

Baca juga: PSMS Lakukan Timbang Berat Badan Pemain Pasca Lebaran

Meski demikian, Kas Hartadi melihat potensi besar dari para pemain muda yang dimilikinya. Ia menilai baik pemain dari Medan maupun Jakarta memiliki kualitas dan talenta yang cukup baik di kelompok usia mereka. “Anak-anak yang datang dari Medan maupun Jakarta cukup bagus. Mereka punya talenta dan mampu mengikuti program latihan, termasuk dari sisi taktikal,” katanya.

Pada edisi tahun ini, kompetisi EPA U-19 diikuti oleh 20 tim akademi dari klub peserta Championship. Berdasarkan hasil undian yang dilakukan Deputi Direktur I.League, Takeyuki Oya, PSMS Medan U-19 tergabung di Grup C bersama tim-tim tangguh. Ayam Kinantan Muda akan bersaing dengan Persekat Tegal U-19, PSIS Semarang U-19, Kendal Tornado FC U-19, serta Persipura Jayapura U-19 dalam perebutan tiket ke fase berikutnya.

Seluruh pertandingan rencananya akan dipusatkan di Garudayaksa Football Academy sebagai venue utama. Kick-off dijadwalkan berlangsung pada 1 April 2026, sementara partai grand final akan digelar pada 16 Mei 2026.

Dengan waktu yang mepet, ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik serta meningkatkan fokus selama sesi latihan. Ia juga mengingatkan para pemain untuk menunjukkan semangat tinggi di setiap kesempatan latihan.

“Saya selalu tekankan ke pemain, setiap latihan harus punya semangat yang luar biasa. Karena waktu kita sangat terbatas, jadi kondisi harus benar-benar dijaga,” tegasnya.

Terkait akomodasi, pemain asal Medan saat ini tinggal di mess yang telah disiapkan tim. Sementara itu, pemain dari Jakarta difasilitasi tempat tinggal khusus untuk beberapa orang, sedangkan sisanya tinggal bersama keluarga masing-masing. (cr29/Tribun-Medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.