TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Setelah menjalani libur panjang dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, skuad PSMS Medan kembali menjalani program latihan dengan pengawasan ketat dari tim pelatih. Salah satu agenda utama yang langsung dilakukan adalah penimbangan berat badan seluruh pemain sebagai bentuk evaluasi kedisiplinan selama masa libur.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen klub dalam menjaga profesionalisme para pemain, khususnya dalam mempertahankan kondisi fisik tetap ideal meski berada di tengah suasana Lebaran. Sebelum libur dimulai pada 11 hingga 22 Maret 2026, seluruh pemain memang telah diingatkan untuk menjaga berat badan dan kebugaran tubuh.
Pelatih Kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengungkapkan bahwa hasil penimbangan menunjukkan kabar positif. Ia menilai para pemain telah menunjukkan sikap profesional dengan mematuhi aturan yang telah ditetapkan klub.
“Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, sebelum libur Lebaran memang ada aturan terkait berat badan. Bagi yang mengalami kenaikan akan dikenakan denda. Namun setelah kami kembali latihan dan melakukan penimbangan, hasilnya cukup menggembirakan. Bahkan ada beberapa pemain yang justru mengalami penurunan berat badan,” kata Eko, Rabu (26/3).
Dikatakan Eko, secara umum tidak ditemukan kendala berarti pada kondisi fisik para pemain usai menjalani libur panjang. Ia menilai hal tersebut menjadi indikator bahwa program latihan mandiri yang diberikan selama masa Lebaran berjalan efektif dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh pemain.
Menurutnya, disiplin para pemain dalam menjaga kebugaran menjadi modal penting bagi tim untuk kembali ke ritme latihan dan pertandingan tanpa harus memulai dari nol. Kondisi ini juga memudahkan tim pelatih dalam menyusun program lanjutan tanpa perlu melakukan penyesuaian besar.
Baca juga: Batubara United Waspada Terhadap Jadwal Padat Liga 4 Sumut
Dalam beberapa hari ke depan, tim pelatih PSMS Medan akan terus memantau perkembangan kondisi fisik pemain secara bertahap sebelum memasuki fase persiapan intensif. Fokus latihan akan diarahkan untuk mengembalikan performa terbaik tim, baik dari segi fisik, teknik, maupun pemahaman taktik, sesuai dengan program yang telah disusun sebelumnya.
Mengingat, PSMS Medan dijadwalkan akan menghadapi PSPS Pekanbaru dalam laga lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026 yang akan digelar di Stadion Utama Sumatra Utara pada Sabtu (28/3). Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi PSMS Medan dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen sementara Grup A.
Saat ini, tim kebanggaan masyarakat kota Medan tersebut masih tertahan di peringkat keenam dengan koleksi 29 poin, hasil dari delapan kemenangan, lima kali imbang, dan delapan kekalahan. “Dalam dua sampai tiga hari ini kita akan lihat kondisi fisik pemain secara menyeluruh. Setelah itu kita lanjutkan dengan program yang sudah kita siapkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa tim memiliki waktu persiapan efektif sekitar lima hari untuk menghadapi pertandingan selanjutnya melawan tim dari Pekanbaru. Waktu yang relatif singkat tersebut akan dimaksimalkan untuk meningkatkan kesiapan tim, baik dari segi fisik, taktik, maupun mental.
“Seperti pertandingan sebelumnya, kita punya waktu sekitar satu minggu, tapi efektifnya lima hari untuk persiapan. Kita akan maksimalkan itu agar saat hari pertandingan nanti pemain bisa tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik untuk PSMS Medan,” pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)