TRIBUNNEWS.COM - Bagi banyak siswa di Indonesia, Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) bukan sekadar ujian biasa, ini adalah gerbang penting menuju perguruan tinggi negeri impian.
UTBK-SNBT sendiri adalah singkatan dari Ujian Tulis Berbasis Komputer dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes, yaitu jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang mengandalkan hasil tes sebagai penilaian utama.
Lewat jalur ini, siapa pun punya kesempatan yang sama untuk bersaing masuk kampus impian.
Tahun 2026 ini, pendaftaran UTBK-SNBT sudah resmi dibuka sejak 25 Maret 2026 dan dilakukan secara online melalui Portal SNPMB.
Pendaftaran ini terbuka untuk siswa SMA/SMK/MA atau sederajat yang berada di kelas terakhir tahun 2026, serta peserta Paket C dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.
Dalam proses pendaftaran, ada satu tahap penting yang wajib dilakukan, yaitu pembayaran biaya UTBK sebesar Rp200.000.
Pembayaran ini digunakan sebagai syarat agar data pendaftaran bisa diproses lebih lanjut.
Namun, sering muncul kebingungan, terutama bagi siswa yang belum punya rekening bank.
Rekening sendiri sebenarnya adalah akun di bank yang digunakan untuk menyimpan uang dan melakukan transaksi, termasuk pembayaran seperti UTBK ini.
Untuk UTBK-SNBT 2026, pembayaran bisa dilakukan melalui beberapa bank mitra seperti Mandiri, BNI, BTN, BRI, dan BSI.
Tapi kalau belum punya rekening, apakah berarti tidak bisa ikut UTBK?
Baca juga: 10 Prodi Undip dengan Daya Tampung Terbanyak di UTBK-SNBT 2026, Ada Hukum hingga Akuntansi
Kondisi tidak memiliki rekening seringkali membuat peserta merasa khawatir bahkan ragu untuk melanjutkan pendaftaran.
Padahal, panitia SNPMB sudah secara resmi menyediakan solusi yang inklusif agar semua peserta tetap bisa mengikuti UTBK tanpa hambatan administratif.
Koordinator Teknologi dan Sistem Informasi SNPMB, Arif Djunaidy, menegaskan bahwa sistem pembayaran dirancang fleksibel agar tetap bisa diakses oleh seluruh calon peserta di berbagai kondisi.
Solusi paling praktis adalah menggunakan rekening milik orang lain yang dipercaya, seperti
Dalam hal ini, peserta cukup memberikan kode pembayaran dan NISN kepada pemilik rekening tersebut.
Selama data yang dimasukkan benar, sistem akan tetap mencatat pembayaran atas nama peserta yang bersangkutan.
Bagi peserta yang benar-benar tidak memiliki akses ke rekening siapa pun, pembayaran tetap bisa dilakukan secara tunai di kantor cabang bank mitra.
Ini adalah opsi yang sangat penting terutama bagi peserta di daerah yang akses digitalnya terbatas.
Berikut caranya:
Mengutip dari laman https://snpmb.id/, berikut tata cara pembayaran di Bank Mitra:
a. Livin’ by Mandiri
b. ATM Mandiri
a. Teller BNI
b. ATM BNI
c. Wondr by BNI
a. BRImo
b. Teller BRI
a. BYOND by BSI
b. BSI Mobile
c. ATM BSI
d. Teller BSI
(Tribunnews.com/Farra)